PSSI Berencana Timnas Indonesia Bermarkas di JIS, Persija Jakarta Bakal Terusir Lagi?
Endarti | 4 Maret 2025, 15:22 WIB

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka opsi Timnas Indonesia bermain di Jakarta International Stadium (JIS). Erick juga sudah bertemu langsung dengan Gubernur DKI Jakarta yang baru, Pramono Anung.
Pertemuan Erick Thohir dan Pramono Anung terjadi di Balai Kota Jakarta, Senin (3/3/25). Pertemuan keduanya memang untuk membahas peluang Timnas Indonesia bermain di JIS.
Menurut Erick, PSSI melirik JIS sebagai alternatif venue Timnas Indonesia selain Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, merujuk pada kalender kompetisi ke depan.
"Tergantung nanti kondisi daripada persiapan GBK dan JIS dan kalendernya. Kalendernya kan cukup kompleks," ucap Erick Thohir, Senin (3/3/25).
Erick menegaskan bahwa nantinya JIS tidak hanya untuk pertandingan Timnas Indonesia semata. Di luar agenda tim nasional, PSSI juga berencana memanfaatkan JIS untuk event sepakbola domestik seperti Piala Presiden.
"Kalau misalnya nanti ada Piala Presiden, kita rencana mengundang empat tim dari luar negeri," kata Erick.
"Sama satu mungkin juara liga atau Persija atau juga satu tim nasional, ya mau tidak mau harus punya dua lapangan. Apalagi kalau klub-klub dari Eropa yang datang, ya memang kan kondisi rumputnya harus benar-benar maksimal," beber Erick.
Erick memang tidak mau memaksakan semua kegiatan Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Sebab bukan tidak menutup kemungkinan bisa semua laga berlangsung di Stadion GBK akan memengaruhi kualitas rumput dan bisa membuat pemain cedera.
"Nah ini yang kita tidak mau sampai ada cedera, ada beberapa pemain juga nanti cedera, akhirnya kita yang jadi masalah. Standar internasional ini yang kita harus jaga," kata pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini.
Laga kandang terdekat Timnas Indonesia adalah melawan Bahrain di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel ini bakal tersaji di Stadion GBK, Jakarta, 25 Maret 2025.
Timnas Indonesia bisa saja memakai JIS saat berhadapan dengan China pada Juni mendatang. Namun, sampai sekarang masih belum ada informasi resmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







