Akurat
Pemprov Sumsel

Patrick Kluivert Ingin Patahkan Kutukan 44 Tahun Indonesia tak Pernah Menang Lawan Australia!

Endarti | 20 Maret 2025, 13:27 WIB
Patrick Kluivert Ingin Patahkan Kutukan 44 Tahun Indonesia tak Pernah Menang Lawan Australia!
 

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengusung misi mematahkan rekor Garuda yang tidak pernah menang atas Australia selama 44 tahun. 

Hal ini disampaikan Patrick Kluivert sejalan Timnas Indonesia bakal menantang Australia dalam laga ketujuh grup C Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Skuad Garuda bakal menjajal kekuatan The Socceroos di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia, Kamis (20/3) sore nanti mulai pukul 16.00 WIB.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Australia vs Indonesia: Debut Ole Romeny Tumpuan Garuda!

"Sudah lama sekali, ya kami akan berusaha meraih kemenangan di laga nanti," ucap Patrick Kluivert dalam sesi konferensi pers jelang laga di Sydney, Rabu (19/3).

Timnas Indonesia terkahir meraih kemenangan atas Australia pada tahun 1981, yang artinya sudah 44 tahun lamanya.

Patrick Kluivert sendiri sudah sangat menantikan debutnya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda ini baru menjadi pelatih Timnas Indonesia pada awal Januari lalu menggantikan Shin Tae-yong yang djpecat oleh PSSI.

Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Pede Timnas Indonesia Bisa Curi Poin di Australia

"Kami menantikan pertandingan ini. Kami datang untuk mendapatkan hasil yang bagus," ucap Kluivert.

“Seperti yang sudah dikatakan Jay (Idzes), kami siap berjuang untuk negara kami. Dan mendapatkan hasil yang baik," tegas Kluivert.

Untuk meraih hasil positif di laga nanti, Kluivert mengaku sudah melakukan banyak diskusi dengan penggawa Garuda. Dia berharap di laga nanti Jay Idzes dan kolega bisa menunjukkan kemampuan mereka.

"Kami bisa banyak berbicara dan mendiskusikan banyak hal. Tapi besok (hari ini) di lapangan, kami harus menunjukkan apa yang kami mampu,” katanya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H