“Dengan empat pertandingan tersisa dan masih berjuang untuk mendapatkan target dari klub, waktu saya di Persija berakhir,” tulis Carlos Pena di akun Instagramnya.
“Saya sedih dan frustrasi karena tidak dapat menyelesaikan apa yang telah kami mulai sepuluh bulan lalu."
Baca Juga: Resmi, Persija Jakarta Pecat Carlos Pena!
Carlos Pena resmi didepak dari kursi kepelatihan Macan Kemayoran usai Persija Jakarta takluk 0-2 atas Semen Padang di pekan ke-30 Liga 1 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/4) lalu.
Imbas kekalahan ini Persija Jakarta terlempar dari posisi empat besar. Persija harus turun ke posisi ke posisi lima klasemen sementara dengan raihan 47 poin.
Hal ini membuat manajemen Persija Jakarta langsung mengambil keputusan dengan memecat Carlos Pena dan menjadikan Ricky Nelson sebagai caretaker untuk sisa Liga 1.
Rasa kecewa Carlos Pena cukup beralasan. Sebab memang ia masih bisa memenuhi target manajemen untuk membawa Persija Jakarta finis di posisi empat besar klasemen akhir Liga 1.
Jarak poin Persija Jakarta dengan Dewa United dan Persebaya Surabaya di posisi dua dan tiga hanya terpaut enam poin. Lalu terpaut tiga poin dari Malut United di posisi empat.
Namun begitu Carlos Pena mencoba meninggalkan Persija Jakarta dengan kepala tegak. Ia merasa sudah memberikan dedikasi tinggi sebagai Pelatih Persija Jakarta selama ini.
“Dengan kepala tegak pekerjaan saya untuk musim ini telah diselesaikan," tulis Carlos Pena.
Baca Juga: Persija Jakarta Bakal Tentukan Nasib Carlos Pena Pekan Ini
“Selama ini kami sudah dedikasi total dengan banyak suka dan duka.Hanya kami yang tahu di dalamnya.
“Terlepas dari itu semua, kami telah menunjukkan persatuan dan tetap berada di papan atas Liga 1 2024-2025 sepanjang musim."
Memang selama sepuluh musim melatih Persija Jakarta, Carlos Pena tidak mulus-mulus saja.
Dia sempat diterpa isu penunggakan gaji yang bisa mengganggu konsentrasi tim Persija Jakarta.
Selain itu Persija juga kerap berpindah-pindah home base karena permasalahan izin-penggunaan stadion baik Stadion Gelora Bung Karno maupun Jakarta International Stadium.
Tak lupa Pena mengucapkan terimakasih kepada The Jakmania yang selalu memberikan dukungan selama sepuluh bulan melatih Persija Jakarta.
“Tidak lupa kepada The Jakmania yang telah menunjukkan dukungan dan energi mereka di stadion dan di jalan-jalan Jakarta. Terimakasih untuk sepuluh bulan bersama ini,” ucap Carlos Pena.