Gantikan Sergio Conceicao, Massimiliano Allegri Resmi Kembali ke AC Milan

AKURAT.CO, AC Milan akhirnya resmi mengumumkan Massimiliano Allegri sebagai pelatih anyar mereka. Pelatih berkebangsaan Italia berusia 58 tahun “kembali” ke Milan menggantikan pelatih asal Portugal, Sergio Conceicao.
“AC Milan dengan senang hati mengumumkan bahwa Massimiliano Allegri telah ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Tim Utama,” tulis Milan dalam keterangan resminya, Jumat (30/6).
Penunjukkan Massimiliano Allegri kali ini berarti juga sang pelatih mendarat untuk kali ke dua ke AC Milan. Max–sapaan Allegri–sebelumnya pernah menahkodai Milan pada periode 2010-2014.
Baca Juga: Gol Tunggal Dan Ndoye Taklukkan AC Milan, Bologna Juara Coppa Italia 2024-2025!
Periode pertamanya cukup berkesan bagi suporter Rossoneri. Pasalnya, pelatih yang memulai karier dari kasta bawah tersebut sukses mempersembahkan scudetto di musim perdananya bersama Milan.
Allegri kemudian hengkang dari Milan di tengah musim atau tepatnya pada 13 Januari 2014. Hanya beberapa bulan setelah itu, sang pelatih direkrut Juventus untuk meneruskan estafet kepelatihan yang ditinggalkan Antonio Conte.
Capaian di Juventus ternyata melebihi raihan Allegri bersama Milan. Max mempersembahkan lima scudetto dan empat Piala Italia serta dua kali masuk ke final Liga Champions pada 2014-2015 dan 2016-20tujuh belas.
Allegri hengkang dari Juventus di akhir musim 2018-2019 dengan peninggalan gemilang. Di bawah asuhannya Si Nyonya Tua meraih tujuh puluh koma delapan persen rata-rata kemenangan yang merupakan rata-rata tertinggi sepanjang sejarah di masa itu.
Baca Juga: Gantikan Allegri, Juventus Tunjuk Thiago Motta sebagai Pelatih Baru dengan Kontrak 3 Tahun
Sempat tanpa klub selama dua musim, Allegri kembali ke Juventus pada 2021 untuk menggantikan Andrea Pirlo. Ia bertahan di klub tersebut sampai tujuh belas Mei tahun lalu dengan sumbangan satu gelar, yakni Piala Italia.
Adapun tugas Allegri di Milan kali ini tak berbeda dengan yang diembannya ketika ia datang pada periode pertama 2010 silam. Yakni mengembalikan klub ke etalase elite Eropa sebagai salah satu klub raksasa.
Milan terakhir kali meraih scudetto pada 2021-2022 di bawah asuhan Stefano Pioli dan musim lalu meraih gelar Piala Italia bersama Sergio Conceicao.
Sayang, mereka hanya bisa finish di peringkat kedelapan Serie A musim lalu yang berarti absen di kompetisi Eropa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








