Yance Sayuri Menangis Usai Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Nasionalismenya Terpanggil
Endarti | 12 Juni 2025, 17:57 WIB

AKURAT.CO, Air mata Yance Sayuri pecah selepas Timnas Indonesia kalah telak dari Jepang di laga pamungkas Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Yance Sayuri menyaksikan secara langsung Timnas Indonesia kalah 0-6 saat menghadapi Jepang di Suita Football Stadium, Osaka, Jepang, Selasa (10/6).
Selepas laga tampak Yance Sayuri tidak bisa menutupi rasa kesedihannya. Dia tertangkap kamera menangis tersedu akan hasil yang diterima Timnas Indonesia dalam laga tersebut.
Disinggung soal hal ini, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji membenarkannya. Sumardji menyebut bahwa Yance merasa tak bisa membantu timnya yang harus menelan kekalahan.
"Yance selesai pertandingan dia merasa sedih karena merasa bahwa tidak bisa berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negaranya karena kita mengalami kekalahan cukup telak 6-0," ucap Sumardji dalam keterangannya kepada pewarta, Kamis (12/6).
Sumardji menambahkan bahwa menangisnya Yance Sayuri merupakan bentuk rasa nasionalisme seorang Warga Negara Indonesia.
"Kekalahan ini memang membuat Yance merasa jiwa nasionalismenya benar-benar terpanggil," kata Sumardji.
Namun begitu, Sumardji menegaskan bahwa kekalahan Timnas Indonesia atas Jepang harus menjadi pelajaran yang berharga. Terlebih Timnas Indonesia akan tampil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca Juga: Yakob dan Yance Sayuri Gantikan Peran Eliano Reijnders dan Sandy Walsh di Timnas Indonesia
"Jadi itu merupakan pembelajaran yang sangat sangat berarti buat para pemain yang kita hadapi di Jepang. Jadi ketika kita menghadapi Jepang tentu harus ada hal-hal kecil pun itu harus dilakukan contoh misalkan perlu adanya kebersamaan," kata Sumardji.
"Hal-hal kecil betul-betul harus dijalankan dengan baik termasuk apa yang sudah diintruksikan oleh pelatih dengan sebaik-baiknya karena ini Jepang yang dihadapi, karena kita ingin maju ke Piala Dunia.
"Tentu kemarin juga kapten tim juga sudah menyampaikan agar supaya para pemain mengevaluasi diri dan menjalankan hal-hal yang terbaik kalau memang kita mau menuju Piala Dunia."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








