Kronologi Bentrok Luis Enrique dan Joao Pedro di Final Piala Dunia Antarklub 2025

AKURAT.CO Final Piala Dunia Antarklub 2025 mempertemukan Chelsea dan Paris-Saint Germain. Pertandingan panas dan sengit tersebut berhasil dimenangkan oleh Chelsea dengan skor akhir 3-0. Namun, terjadi sebuah bentrokan pada akhir pertandingan yang melibatkan pelatih PSG, Luis Enrique dengan pemain Chelsea, Joao Pedro.
Pertandingan yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey tersebut sayangnya harus diakhiri dengan insiden tak terduga. Alih-alih diakhiri dengan selebrasi kemenangan, justru berakhir bentrokan. Penasaran seperti apa kronologinya? Simak artikel berikut ini!
Baca Juga: Final Piala Dunia Antarklub 2025: Chelsea vs PSG
Kekecewaan PSG Kalah di Babak Final
Kekalahan di babak final menjadi pukulan telak bagi PSG. Pasalnya, mereka tampil impresif sepanjang musim dengan meraih treble. Tak hanya itu, perjalanannya di Piala Dunia Antarklub 2025 juga mengesankan dengan mengalahkan banyak tim besar, salah satunya Real Madrid.
Namun, babak final menjadi sebuah kejutan tak hanya bagi tim, tapi juga penikmat sepak bola.
PSG tak mampu mengimbangi performa Chelsea, bahkan harus kalah telak 3-0. Dua gol cepat yang dicetak oleh Cole Palmer berhasil membungkam PSG dan mengubah ritme permainan.
Permainan semakin panas ketika para pemain PSG mulai kehilangan kendali. Salah satu kejadian yang tersorot adalah aksi negatif Joao Neves yang menarik rambut Marc Cucurella. Berkat kejadian tersebut, sang pemain dihadiahi kartu merah langsung oleh wasit.
Kericuhan di Akhir Pertandingan
Saat wasit meniup peluit akhir pertandingan, para pemain Chelsea berlari ke tengah lapangan untuk merayakan gelar juara. Namun, terjadi adu mulut antara Joao Pedro dan Gianluigi Donnarumma.
Melihat hal tersebut, Luis Enrique berlari ke lapangan dengan niat melerai kedua pemain. Namun, sang pelatih justru mendorong wajah dan leher Joao Pedro hingga tersungkur ke lapangan.
Kejadian tersebut sontak saja menjadi sorotan media. Bahkan, tak sedikit media dan penggemar yang menyayangkan aksi yang dilakukan oleh Luis Enrique. Beragam hujatan diterima oleh Luis Enrique dan pemain. Banyak yang mengatakan PSG tak menerima kekalahan yang dihadapinya.
Baca Juga: Luis Enrique: Yang Terpenting PSG ke Final, tetapi Cinta Saya untuk Barcelona tak Pernah Pudar
Klarifikasi Luis Enrique
Usai laga, Luis Enrique angkat bicara kepada awak media mengenai insiden yang terjadi. Dirinya mengatakan bahwa tujuan utamanya adalah mencegah masalah menjadi lebih besar.
Luis Enrique juga mengatakan semua yang terjadi di lapangan karena tekanan tinggi yang dihadapi pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








