Persib Sukses Datangkan Pemain Sekelas Thom Haye dan Eliano, Ini Rahasianya Menurut Bojan Hodak
Endarti | 5 September 2025, 16:58 WIB

AKURAT.CO, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membongkar kiat klubnya dalam mendatangkan pemain bidikan mereka di bursa transfer kali ini.
Persib Bandung memang cukup aktif dalam bursa transfer kali ini. Bahkan pemain yang didatangkan Persib Bandung bukan pemain sembarangan.
Di antaranya adalah mereka yang bermain di Eropa dan berlabel Timnas Indonesia. Sebut saja Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Lalu ada nama Federico Barba, bek asal Italia ini mencatat jejak panjang di berbagai kompetisi top Eropa. Dia merupakan jebolan Akademi AS Roma dan pernah bermain di Serie A bersama Empoli, Chievo Verona, dan Como.
Kemudian ada nama striker asal Prancis, Andrew Patrick Jung, yang didatangkan Persib Bandung. Di musim lalu bersama OFI Crete dia mencatatkan 28 penampilan dengan torehan tiga gol dan dua assist.
"Saya katakan pada Anda, yang membedakan adalah harga. Karena satu bulan lalu, kami menginginkan semua pemain ini tapi saat itu harganya sangat tinggi. Tapi kami tidak mau untuk membayar seharga itu," kata Bojan Hodak melalui situs resmi Persib Bandung, Jumat (5/9).
Bojan mengaku Persib Bandung sabar menantikan penutupan bursa transfer pemain. Saat mereka belum memiliki klub, Persib Bandung kembali masuk melakukan penawaran.
Baca Juga: Persib Bandung Datangkan Eliano Reijnders, Kekuatan Maung Bertambah Arungi Super League 2025-2026
"Tapi sekarang ketika transfer window akan ditutup, kami memberikan lagi tawaran dan mereka belum memiliki klub. Jadi ini satu-satunya cara untuk mendapatkan pemain itu," ujarnya.
Bojan Hodak sendiri menyadari para pemain ini memiliki label harga tinggi. Sebab mereka memang kerap bermain di Eropa.
"Karena semua pemain itu, Barba bermain di Serie A, Thom dan Eliano bermain di liga top Eropa, mereka tentu tidak mau datang dengan cuma-cuma. Mereka meminta uang yang besar," ungkapnya.
"Tapi ketika mereka tidak dapat yang lebih baik, dalam sepakbola ini dinamakan bursa, ketika harganya sangat tinggi, jangan dibeli. Tapi ketika harganya turun, maka beli, betul kan? Ini seperti bitcoin."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








