Timnas U-22 Fokus Pemusatan Latihan di Dalam Negeri Jelang SEA Games 2025

AKURAT.CO Timnas Indonesia U-22 dipastikan tidak akan menggelar pemusatan latihan (TC) di luar negeri dalam persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand.
Pelatih Indra Sjafri memilih untuk memaksimalkan latihan di dalam negeri guna menjaga efisiensi waktu dan kesiapan tim.
Timnas U-22 telah memulai tahap pertama pemusatan latihan sejak 3 hingga 14 Oktober 2025. Sementara tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
“Kami pastikan tidak ada TC di luar negeri, hanya di dalam negeri,” ujar Indra Sjafri di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Meski tanpa TC luar negeri, Indra bersyukur karena Garuda Muda tetap memiliki agenda uji coba internasional.
Timnas Indonesia U-22 dijadwalkan menghadapi Timnas India U-22 dua kali, masing-masing pada 10 dan 13 Oktober 2025 di Jakarta.
Pelatih asal Sumatera Barat itu menjelaskan bahwa keputusan tidak berlatih di luar negeri diambil karena pertimbangan waktu dan situasi kompetisi klub.
“Kalau dilakukan di luar negeri, pemain akan sulit keluar-masuk karena bukan periode FIFA Matchday. Jadi kami maksimalkan latihan di dalam negeri,” terangnya.
Baca Juga: Intip Harga Cincin Lamaran Syifa Hadju dari El Rumi, Diamond Solitare Tembus Rp1 Miliar?
Selain faktor waktu, Indra menilai kondisi cuaca di Thailand, tuan rumah SEA Games 2025, juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia, sehingga latihan di dalam negeri dinilai tetap efektif.
“Cuaca di Thailand mirip dengan Indonesia, jadi tidak masalah. Fokus kami sekarang adalah menjaga kebugaran dan kekompakan tim,” ujar pelatih yang mempersembahkan medali emas SEA Games 2023 itu.
SEA Games 2025 dijadwalkan berlangsung pada 9–20 Desember 2025 di Thailand, dan Timnas Indonesia U-22 menargetkan untuk kembali mempertahankan tradisi medali emas di cabang olahraga sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









