Pelatih Persija Bangkitkan Mental Rizky Ridho dan Jordi Amat Usai Gagal Bawa Timnas ke Piala Dunia

AKURAT.CO Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, berusaha membangkitkan mental dua bek andalannya, Rizky Ridhodan Jordi Amat, usai keduanya gagal membawa Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026.
Souza berharap keduanya segera bangkit dan kembali fokus bersama Macan Kemayoran.
Rizky Ridho dan Jordi Amat telah kembali berlatih bersama Persija usai memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tim Garuda harus tersingkir setelah menelan dua kekalahan, yakni 2–3 dari Arab Saudi (9/10/25) dan 0–1 dari Irak (12/10/25) di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, Arab Saudi.
Kegagalan tersebut meninggalkan kesedihan mendalam bagi para pemain. Sejumlah penggawa bahkan tak mampu menahan air mata setelah kepastian Indonesia gagal lolos.
Namun, Mauricio Souza menegaskan kondisi mental Rizky Ridho dan Jordi Amat kini tetap stabil dan mulai pulih.
“Kami sangat menyesal tim nasional tidak berhasil lolos. Menurut saya, hanya sedikit lagi untuk bisa lolos. Tapi sekarang itu sudah masa lalu. Saya percaya dan berharap mereka sudah lebih tenang,” ujar Souza seusai latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Rabu (15/10/25).
Baca Juga: Andre Rosiade Ungkap Dua Sosok Misterius Inisial S yang Diduga Kendalikan Timnas Indonesia
Souza menyadari, beban besar sempat dipikul kedua pemain ketika tampil di laga penting bersama timnas.
Kini, ia meminta mereka mengalihkan fokus untuk membawa Persija tampil lebih baik di Super League 2025/2026.
“Sebelumnya mereka punya tanggung jawab besar di tim nasional. Sekarang waktunya fokus ke klub dan memberikan yang terbaik untuk Persija,” tegas pelatih asal Brasil itu.
Mauricio Souza juga memberikan pembelaan terhadap Rizky Ridho yang mendapat kritik tajam usai laga kontra Irak. Ridho dianggap melakukan kesalahan yang berujung pada gol tunggal lawan.
“Saya tidak setuju jika dikatakan Ridho bermain buruk. Itu hanya satu momen. Dalam sepak bola, semua pemain bisa melakukan kesalahan,” tegas Souza.
Menurutnya, hasil pertandingan tidak bisa disalahkan pada satu individu.
“Kekalahan tidak pernah karena satu pemain saja. Semua pemain terlibat, semua punya tanggung jawab. Ridho adalah pemain hebat, dan kami semua tahu itu,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









