Frenkie De Jong Sebut Reaksi Carvajal terhadap Lamine Yamal Berlebihan, Seharusnya Bisa 'Japri'

AKURAT.CO, Gelandang Barcelona, Frenkie De Jong, punya pandangan yang berbeda dengan pemain Real Madrid soal pernyataan yang disampaikan rekan setimnya, Lamine Yamal, menjelang El Clasico pada Minggu (26/10).
Frenkie De Jong menyebut bahwa reaksi pemain Real Madrid yang mempertikaikan Lamine Yamal setelah laga di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, semalam, “berlebihan”.
Frenkie De Jong merujuk pada gerak tangan bek veteran Real Madrid, Dani Carvajal, yang mengisyaratkan bahwa Lamine Yamal “banyak bicara” pada laga yang dimenangi tuan rumah dengan skor 1-2 itu.
Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Unggul 5 Poin dari Barcelona, Villareal Mengintai di Posisi 3
Menurut De Jong, Carvajal semestinya bisa memberitahu Yamal secara pribadi mengingat dua pemain itu saling mengenal sebagai sesama penggawa Tim Nasional Spanyol.
“Reaksi pemain Real Madrid semuanya terlalu dibesar-besarkan. Jika Anda kenal Lamine dan Anda menganggap dia tak harus mengeluarkan pernyataan itu, Anda bicara dengan dia secara pribadi,” kata De Jong sebagaimana dipetik dari Football Espana.
“Mengapa harus membuat mimik di lapangan?”
Yamal menjadi pusat ketegangan karena sebelum El Clasico ia menyebut bahwa Madrid selalu “mencuri dan mengeluh” di program Kings League. Pernyataan tersebut oleh pemain Madrid seperti Carvajal dianggap tak pantas.
De Jong sendiri menganggap pernyataan Yamal bukanlah sesuatu yang mesti direspons sedemikian rupa. Gelandang asal Belanda itu membela Yamal dengan mengatakan bahwa sang winger tak menyebut langsung Madrid dalam pernyataannya.
Baca Juga: Xabi Alonso Sebut Keributan Pemain di Akhir El Clasico Semalam 'Pertengkaran yang Sehat'
“Selain itu, ini bukanlah masalah besar. Saya tidak mendengar Lamine bicara Madrid mencuri secara langsung. Seseorang di meja (program) Kings League yang mengatakannya,” kata De Jong.
Sementara itu, Asisten Pelatih Barcelona, Marcus Sorg, mengakui bahwa tekanan suporter Madrid terhadap Yamal di Bernabeu semalam berdampak pada pemain berusia 18 tahun tersebut.
Sorg sendiri menyaksikan secara langsung karena ia bertugas mendampingi Barcelona di Bernabeu menggantikan bosnya, Hansi Flick, yang dikartumerah pada laga sebelumnya melawan Girona.
“Mungkin. Mungkin (tekanan suporter Madrid) sedikit (berdampak). Karena dia sedang belajar menghadapi penonton, ejekan, ini proses,” kata Marcus Sorg. “Benar bahwa biasanya dia sangat termotivasi, dan hari ini tak mudah baginya.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








