Buruk di Piala Afrika, Timnas Gabon Dibubarkan Pemerintah dan Pierre-Emerick Aubameyang Dikeluarkan

AKURAT.CO, Pemerintah Gabon membubarkan tim nasional mereka sehubungan hasil buruk di Piala Afrika 2025. Bukan hanya itu, Gabon bahkan memecat sang pelatih, Thierry Mouyouma, dan penyerang bintang mereka, Pierre-Emerick Aubameyang.
Pembubaran dan pemecatan ini disampaikan langsung oleh Menteri Olahraga Gabon, Simplice-Desire Mamboula, sejurus setelah kekalahan 2-3 Les Pantheres atas Pantai Gading di laga penyisihan terakhir Piala Afrika, 31 Desember lalu.
“Mempertimbangkan penampilan buruk Les Pantheres di Piala Afrika, Pemerintah telah memutuskan untuk membubarkan staf kepelatihan,” kata Mamboula sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Piala Afrika: Maroko dan Mali ke 16 Besar, Afrika Selatan Dampingi Mesir dari Grup B
“(Juga) menangguhkan tim nasional sampai pemberitahuan lanjutan, dan mengeluarkan pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre-Emerick Aubameyang.”
Gabon mengakhiri Piala Afrika tahun ini dengan menempati posisi terbawah klasemen grup F. Mereka tak mampu meraih satu poin pun setelah kekalahan 1-0 atas Kamerun, 2-3 kontra Mozambik, dan 2-3 versus Pantai Gading.
Pada pertandingan terakhir melawan Pantai Gading di Marrakesh, Maroko, Gabon sejatinya unggul lebih dulu melalui gol Guelor Kanga di menit kesebelas dan Denis Bouanga di menit ke-21.
Namun, Pantai Gading membalikkan keadaan melalui gol Jean-Philippe Krasso di menit ke-44, Evan Guessand di menit ke-84, dan Bazoumana Toure di menit ke-91.
Baca Juga: Piala Afrika: Nigeria Susul Mesir ke 16 Besar, Sadio Mane Selamatkan Senegal dari Kekalahan
Adapun Pierre-Emerick Aubameyang tak bermain di pertandingan terakhir melawan Pantai Gading karena harus kembali ke klubnya, Marseille, untuk menjalani perawatan cedera paha.
“Saya kira masalah tim lebih dalam ketimbang saya seorang saja,” kata Aubameyang.
Di Afrika adalah hal yang bisa pemerintah membubarkan atau memecat pemain tim nasional jika hasil tak sesuai harapan. Namun, hal tersebut semakin jarang terjadi sejak FIFA memperketat campur tangan pemerintah terhadap sepakbola.
Piala Afrika 2025 sendiri sudah berlangsung sejak 21 Desember silam di enam kota di Maroko. Turnamen benua ini sudah merampungkan penyisihan dan akan memulai babak 16 besar pada Sabtu (3/1).
Adapun bagi Gabon Piala Afrika tahun ini adalah partisipasi kesembilan mereka di turnamen tersebut. Capaian terbaik mereka adalah perempat final pada edisi 1996 dan 2012.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








