Maarten Paes Jalani Debut Bersejarah Bersama Ajax di Eredivisie, Lakukan 7 Penyelamatan

AKURAT.CO, Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menorehkan catatan penting dalam karier profesionalnya. Penjaga gawang berusia 27 tahun itu akhirnya menjalani debut resmi bersama Ajax Amsterdam di ajang Eredivisie musim 2025-2026.
Momen tersebut terjadi saat Ajax menjamu NEC Nijmegen di Johan Cruyff ArenA, Amsterdam, Minggu (22/2) dini hari WIB.
Laga itu menjadi panggung pertama Maarten Paes merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Liga Belanda bersama salah satu klub paling prestisius di negeri tersebut.
Baca Juga: Resmi, Ajax Rekrut Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes!
Kepercayaan yang diberikan tim pelatih langsung dijawab dengan performa meyakinkan. Sejak awal pertandingan, Paes tampil tenang dan sigap membaca arah serangan lawan.
Ia beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga peluang timnya meraih poin. Secara statistik, Paes mencatatkan tujuh kali penyelamatan sepanjang laga.
Catatan itu menjadi bukti kontribusinya di bawah mistar gawang, meski pertandingan berakhir tanpa kemenangan bagi tuan rumah.
Ajax harus puas berbagi angka setelah duel kontra NEC Nijmegen berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut memang belum ideal, tetapi performa individu Paes tetap mendapat sorotan positif.
Eks penjaga gawang FC Utrecht dan FC Dallas itu tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Ia mengungkapkan perasaannya usai menjalani laga perdana bersama klub raksasa Belanda tersebut.
Baca Juga: Sekali Lagi! Maarten Paes Tegaskan Rumor Ia Pindah ke Persib Bandung 'Fake News'
"Bangga bisa menjalani debut bersama Ajax," ungkap Maarten Paes via Instagram, Minggu (22/2) sore WIB.
Perjalanan Paes menuju debut ini terbilang tidak terduga. Ia direkrut Ajax dari FC Dallas pada bursa transfer Januari 2026.
Awalnya, banyak pihak memperkirakan dirinya hanya akan menjadi pelapis. Prediksi tersebut muncul karena Ajax telah memiliki kiper utama, Vitezslav Jaros.
Namun, situasi berubah setelah Jaros mengalami cedera lutut parah yang membuatnya harus menepi hingga akhir musim.
Kondisi itu membuka jalan bagi Paes untuk mengisi posisi penjaga gawang utama. Kesempatan tersebut langsung dimaksimalkan dengan penampilan solid di laga debut-nya.
Kini, Paes menghadapi tantangan besar untuk menjaga konsistensi di bawah mistar Ajax. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat melawan NEC Nijmegen, peluangnya untuk terus menjadi pilihan utama tentu semakin terbuka lebar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









