Persija vs PSM: Alaeddine Ajaraie Sudah Biasa Main di Bulan Ramadan, Justru Termotivasi

AKURAT.CO, Striker anyar Persija Jakarta, Alaaeddine Ajaraie, menegaskan bahwa bulan Ramadan tak pernah menjadi penghalang performanya di lapangan.
Sebaliknya, penyerang asal Maroko itu menyebut puasa justru menghadirkan energi tambahan dan kekuatan batin saat bertanding.
Hal ini disampaikan Alaaeddine Ajaraie setelah membela Persija menjamu PSM Makassar pada pekan ke-22 Super League Indonesia 2025-2026.
Baca Juga: Persija vs PSM: Menang 2-1 di JIS, Macan Kemayoran 'Pepet' Persib Bandung di Puncak Klasemen
Dalam laga di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Jumat (20/2), tersebut, Macan Kemayoran menang 2-1 dan Alaeddine Ajaraie tampil sebagai salah satu pembeda.
Gol pembuka Persija lahir dari sundulan tajam Ajaraie yang memaksimalkan umpan Allano Lima.
Hal ini menunjukkan bahwa meski baru bergabung, pemain berusia 30 tahun itu langsung menunjukkan adaptasi cepat dan percaya diri tinggi sepanjang pertandingan.
Pergerakannya kerap merepotkan lini belakang PSM sejak menit awal hingga laga usai. Menariknya, performa impresif tersebut hadir di tengah suasana Ramadan.
Bagi Ajaraie, kondisi itu bukan hal baru. Ia menegaskan sudah terbiasa bermain dalam situasi serupa.
“Mengenai pertanyaan Anda, itu normal bagi saya karena saya seorang muslim dan sudah bermain banyak laga di bulan Ramadan sebelumnya,” ujar Ajaraie dalam keterangan selepas laga.
Baca Juga: Gol Perdananya untuk Persija Dianulir Wasit, Alaeddine Ajaraie: Insyaallah Cetak Gol Lagi Nanti!
Eks pemain NorthEast United FC itu menjelaskan bahwa pertandingan malam hari justru lebih ideal saat berpuasa. Menurutnya, laga sore menjelang waktu berbuka jauh lebih menantang dibandingkan kick-off malam.
“Saya pikir itu jauh lebih sulit daripada malam ini karena itu dimainkan saat sore hari sebelum Maghrib. Jadi, itu tidak apa-apa bagi saya. Saya pikir itu memberikan saya kekuatan lebih ketika bermain di Ramadhan, alhamdulillah,” lanjutnya.
Bagi Alaaddine Ajaraie, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia memandang Ramadan sebagai momentum penguatan mental dan spiritual yang berdampak langsung pada performa di lapangan.
Tak hanya soal sepakbola, Ajaraie juga mengaku bahagia bisa menjalani Ramadan di Indonesia. Ia menilai atmosfer Ramadan di Tanah Air terasa istimewa karena mayoritas penduduknya beragama Islam.
“Iya, saya tentu senang karena berada di negara dengan muslim terbanyak. Dan, itu membuat saya serta keluarga saya senang, alhamdulillah,” tutur Ajaraie.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








