Persija vs Borneo: Soal Tim Tamu Dilarang Latihan di JIS, Ini Komentar Mauricio Souza

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan tanggapan terkait keberatan yang disampaikan kubu Borneo FC Samarinda soal pembatasan penggunaan lapangan utama Jakarta International Stadium (JIS) untuk sesi official training.
Isu tersebut mencuat jelang pertemuan kedua tim pada pekan ke-24 Super League 2025-2026.
Skuad Pesut Etam disebut sempat tidak mendapat izin untuk menjajal rumput utama JIS pada Senin (2/3) atau sehari sebelum pertandingan digelar.
Mauricio Souza memahami situasi yang dirasakan tim tamu. Menurutnya, kesempatan merasakan langsung kondisi lapangan pertandingan merupakan kebutuhan penting bagi setiap klub, terutama saat menjalani laga tandang.
"Selalu, setiap kali menjalani laga tandang, kami juga meminta pengenalan lapangan. Penting untuk mengenali medan dan melakukan setidaknya satu sesi latihan di tempat kami akan bertanding," ungkap Souza dalam sesi jumpa pers jelang laga Persija vs Borneo, Senin (2/3).
Ia menambahkan bahwa agenda perjalanan juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Tim tamu yang baru tiba tentu membutuhkan adaptasi cepat terhadap kondisi stadion.
"Namun, itu semua bergantung pada jadwal masing-masing. Borneo sudah menempuh perjalanan kemarin, jadi sesi latihan ini pasti sangat penting bagi mereka," tambahnya.
Kendati demikian, Souza menegaskan bahwa keputusan pembatasan penggunaan lapangan bukan bentuk ketidakadilan.
Ia menyebut kebijakan tersebut murni mempertimbangkan kualitas dan daya tahan rumput stadion.
Sepanjang musim ini, menurut Souza, lapangan utama JIS memang dijaga ketat.
Baik Persija sebagai tuan rumah maupun tim tamu tidak dianjurkan menggunakan lapangan utama untuk latihan demi menjaga kualitas permukaan tetap optimal saat hari pertandingan.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi rumput saat ini belum ideal untuk menanggung dua sesi latihan dalam satu hari, terlebih menjelang laga resmi yang membutuhkan kualitas lapangan terbaik.
"Sayang sekali kondisi lapangan tidak cukup prima untuk menampung dua sesi latihan sekaligus sehari sebelum laga. Saya harap hal ini tidak semakin merusak kondisi rumput," jelas mantan pelatih Madura United tersebut.
Souza berharap polemik ini tidak berkembang menjadi isu yang lebih besar. Fokus utama, menurutnya, tetap pada pertandingan dan bagaimana kedua tim dapat menampilkan performa terbaik dalam atmosfer kompetitif Super League.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






