Persija vs Borneo: Kecewa Macan Kemayoran Imbang, Rizky Ridho Tegaskan Sisa Laga Layaknya Final

AKURAT.CO, Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Borneo FC Samarinda pada pekan ke-24 Super League 2025-2026.
Bermain di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3), Macan Kemayoran harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 2-2.
Hasil tersebut terasa menyakitkan bagi tuan rumah. Pasalnya, kemenangan yang sudah berada di depan mata sirna di detik-detik akhir pertandingan.
Gol dramatis dari Ikhsan Nul Zikrak pada menit ke-90+4’ membuyarkan harapan Persija untuk meraih poin penuh.
Tembakan Ikhsan yang tak mampu dibendung Andritany Ardhiyasa memastikan Pesut Etam membawa pulang satu angka ke Samarinda.
Sementara bagi Persija, tambahan satu poin itu terasa seperti kehilangan dua angka penting dalam perburuan gelar.
Ridho mengakui situasi tersebut menjadi pukulan bagi timnya. Ia menilai hasil imbang di kandang sendiri bukanlah target yang diinginkan, terlebih dalam fase krusial kompetisi.
“Sayang sekali kita harus buang dua poin lagi di kandang. Semuanya tentu kecewa dengan hasil ini,” kata Rizky Ridho usai pertandingan.
Menurutnya, seluruh pemain sudah berupaya maksimal untuk mengamankan tiga poin demi menjaga asa bersaing di papan atas klasemen.
Target juara yang dicanangkan sejak awal musim menjadi motivasi utama bagi skuad Macan Kemayoran.
“Kita berusaha untuk memberikan tiga poin juga untuk kita semakin dekat ke klasemen atas sesuai dengan target kita juara,” ujarnya menambahkan.
Meski hasil tak sesuai harapan, Ridho menegaskan semangat tim belum luntur. Ia memastikan para pemain tetap percaya diri dan siap berjuang hingga akhir musim.
Secara matematis, peluang Persija untuk menjadi kampiun masih terbuka. Dengan menyisakan sepuluh pertandingan, segala kemungkinan masih bisa terjadi di papan klasemen.
Saat ini, Persija hanya terpaut tiga poin dari Persib Bandung yang menempati posisi teratas.
Selisih tersebut dinilai masih sangat realistis untuk dikejar jika tim mampu tampil konsisten di laga-laga berikutnya.
Karena itu, Ridho menyebut setiap pertandingan tersisa layaknya partai final. Fokus dan determinasi penuh akan menjadi kunci dalam sepuluh laga terakhir musim ini.
“Asa kita menjadi juara masih belum tertutup. Kita akan fight terus di setiap pertandingan karena sepuluh laga besok adalah semuanya final buat kita,” ujar Ridho.
Tantangan berikutnya sudah menanti. Setelah duel kontra Borneo FC, Persija dijadwalkan menghadapi Dewa United Banten FC pada Minggu (15/3). .
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









