Akurat
Pemprov Sumsel

Madura United vs Malut: Laskar Kie Raha Rebut 3 Poin Lewat Laga Menguras Mental

Zainal Hasan | 5 Maret 2026, 00:43 WIB
Madura United vs Malut: Laskar Kie Raha Rebut 3 Poin Lewat Laga Menguras Mental
Pemain Malut United saat merayakan gol yang dicetak David Da Silva (paling kanan) ke gawang Madura United di Pamekasan, Madura, Selasa (4/3/2026). X/Malut United

AKURAT.CO, Malut United sukses membawa pulang tiga poin penting saat bertandang ke markas Madura United dalam lanjutan Super League 2025-2026.

Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Selasa (3/3), Laskar Kie Raha menutup laga dengan kemenangan 2-1.

Menanggapi hasil ini, Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menilai laga tersebut berjalan sangat menguras tenaga dan emosi.

Ia menegaskan perjuangan anak asuhnya menjadi kunci keberhasilan di kandang lawan.

“Pertandingan yang berat secara fisik dan mental. Perjuangan sampai akhir membuat Malut United meraih tiga poin,” ujar Hendri Susilo melalui keterangan resmi klub, Rabu (4/3).

Dua gol kemenangan tim tamu diborong oleh David Da Silva pada menit ke-31 dan ke-58. Striker berpengalaman itu kembali menunjukkan ketajamannya dalam memanfaatkan peluang di kotak penalti.

Proses terciptanya gol tak lepas dari kontribusi lini serang. Tyronne del Pino dan Frets Butuan menyumbangkan assist yang berujung pada dua gol David.

Pergerakan dan kreativitas keduanya membuat pertahanan Madura United kerap berada dalam tekanan.

Dengan tambahan dua gol tersebut, David kini telah mengoleksi 13 gol musim ini. Ia menyamai torehan penyerang Persija Jakarta, Emaxwell Souza, dalam persaingan daftar top scorer sementara.

Hendri kembali menekankan arti penting kemenangan tersebut bagi posisi tim di klasemen dan kondisi psikologis pemain.

“Pemain bisa mengatasi tekanan Madura United hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini penting setelah kami tidak menang di dua laga sebelumnya,” ujarnya.

Hendri pun optimistis hasil ini menjadi titik balik bagi timnya dalam menjaga konsistensi hingga akhir musim.

“Mentalitas dan kepercayaan diri pemain akan bangkit. Dua hal ini menjadi penting, karena masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi dalam persaingan papan atas,” tutur Hendri.

Frets Butuan yang hadir mewakili pemain dalam sesi konferensi pers mengakui tekanan tuan rumah cukup merepotkan.

Namun ia menegaskan tim mampu bangkit setelah hasil kurang maksimal di dua laga sebelumnya.

“Kemenangan atas Madura United terjadi berkat kerja keras semua pemain. Kami juga belajar dari kesalahan di laga sebelumnya. Tim tuan rumah terus menekan, tapi kami tetap bisa meraih tiga poin,” kata Frets.

Secara statistik, Malut United mencatatkan 12 percobaan tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran.

Sementara di sektor pertahanan, para pemain tampil disiplin dengan delapan kali blok yang menggagalkan upaya lawan.

Penjaga gawang Alan Jose Bernardon juga sempat melakukan dua penyelamatan penting sebelum ditarik keluar pada menit ke-70 akibat cedera dan digantikan M Ridwan.

Gol balasan Madura United sendiri dicetak oleh Lulinha pada menit ke-78.

Tambahan tiga poin membuat Malut United bertahan di peringkat keempat dengan koleksi 44 angka dari 24 pertandingan.

Mereka berhasil menjaga jarak dari pesaing di bawah sekaligus mendekatkan diri ke papan atas.

Selanjutnya, Malut United dijadwalkan menjamu PSM Makassar pada pekan ke-25 di Stadion Gelora Kie Raha.

Jeda empat hari menjadi perhatian khusus tim pelatih mengingat padatnya jadwal serta perjalanan jauh yang harus ditempuh selama Ramadan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.