Akurat
Pemprov Sumsel

Swiss Terbuka: Turunkan 3 Wakil, Ganda Putra Indonesia Cuma Berhasil Loloskan Leo/Bagas ke 16 Besar

Dian Eko Prasetio | 11 Maret 2026, 14:21 WIB
Swiss Terbuka: Turunkan 3 Wakil, Ganda Putra Indonesia Cuma Berhasil Loloskan Leo/Bagas ke 16 Besar
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, saat tampil di 32 besar Swiss Terbuka 2026 menghadapi wakil Chinese Taipei, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi, di St Jakobshalle, Basel, Selasa (10/3/2026). PBSI

AKURAT.CO, Dari tiga wakil yang diturunkan pada sektor ganda putra, Indonesia hanya berhasil meloloskan satu pasang ke babak 16 besar Swiss Terbuka 2026 lewat pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

Pasangan unggulan ketiga ini lolos ke putaran kedua Swiss Terbuka usai menghentikan perlawanan wakil Chinese Taipei, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi, melalui skor straight set 21-16 dan 21-14 di St Jakobshalle, Basel, Selasa (10/3) setempat.

Kemenangan di Swiss Terbuka ini menjadi momentum kebangkitan bagi Leo/Bagas setelah hasil kurang memuaskan di All England pekan lalu.

Leo mengaku telah melakukan evaluasi mandiri terkait aspek fokus yang sempat kendur di turnamen sebelumnya.

"Secara pribadi saya mempelajari apa yang kemarin sudah dilakukan di All England. Persiapannya cukup panjang, tetapi kemarin gagal mungkin karena fokusnya kurang dijaga. Jadi di sini mencoba untuk bangkit lagi dan lebih fokus saja," kata Leo.

Sementara Bagas mengatakan bahwa salah satu faktor kunci kemenangan mereka kali ini adalah keberhasilan meredam agresivitas lawan yang memiliki postur tubuh besar.

"Kami lebih membatasi bola atas mereka karena mereka punya power yang kencang, kami antisipasi dari sana," jelas Bagas.

Leo/Bagas menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor ganda putra, setelah dua wakil lainnya gagal menembus putaran pertama.

Hal itu dialami oleh Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.

Raymond/Joaquin takluk di hadapan wakil Chinese Taipei, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei, dengan skor identik 17-21, 17-21.

Faktor kehilangan fokus di poin-poin krusial menjadi penyebab utama kandasnya pasangan unggulan keempat ini.

Padahal, mereka sempat unggul di awal gim, namun gagal mempertahankan konsistensi permainan hingga akhirnya terkejar.

"Fokus kami tidak baik hari ini. Dari gim pertama sudah sempat unggul tetapi terkejar dan itu sangat cepat. Poin mereka didapat dari satu-dua bola pertama dan kami kehilangan fokus di situasi itu," kata Raymond.

Senada dengan Raymond, Joaquin mengakui adanya ketidakstabilan dalam permainan mereka. Meski sempat terkendala masalah fisik ringan, Joaquin enggan menjadikannya alasan kekalahan.

"Kondisi kami masih aman, hanya ada kapalan di kaki saya yang cukup mengganggu, tetapi itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami memang kalah dan kami akui," pungkas Joaquin.

Usai kegagalan di Basel, Raymond/Joaquin kini langsung mengalihkan fokus untuk menjaga kebugaran fisik demi menyongsong ajang Orleans Masters 2026 yang akan digelar pekan depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.