Akurat
Pemprov Sumsel

Iran Menyatakan Mundur dari Ajang Piala Dunia 2026

Fitra Iskandar | 11 Maret 2026, 22:54 WIB
Iran Menyatakan Mundur dari Ajang Piala Dunia 2026
Timnas Iran mundur dari Piala Dunia. Foto: TRT World

AKURAT.CO Pemerintah Iran menyatakan tidak dapat berpartisipasi, atau mundur dari Piala Dunia 2026 setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali mengatakan serangan udara yang dilancarkan hampir dua pekan lalu telah memicu konflik berskala regional di kawasan Teluk.

“Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” kata Donyamali kepada televisi pemerintah pada Rabu (11/3).

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli dan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Menurut Donyamali, situasi keamanan saat ini tidak memungkinkan Iran untuk mengikuti turnamen tersebut, sehingga Tim Melli, julukan timnas Iran, harus mundur dari Piala Dunia 2026.

“Anak-anak kami tidak aman dan secara mendasar kondisi untuk berpartisipasi tidak ada,” ujarnya.

Ia juga menuduh Amerika Serikat dan sekutunya telah memaksakan konflik terhadap Iran.

“Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memaksakan dua perang kepada kami dalam delapan atau sembilan bulan terakhir serta membunuh dan membuat ribuan rakyat kami menjadi martir. Karena itu kami tentu tidak dapat hadir dalam turnamen tersebut,” kata Donyamali.

Dalam undian yang digelar pada Desember lalu, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan grup Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, dengan dua laga di Los Angeles dan satu laga di Seattle.

Iran juga menjadi satu-satunya negara yang tidak hadir dalam pertemuan perencanaan FIFA bagi peserta Piala Dunia yang digelar pekan lalu di Atlanta.

Sumber: TRT World

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.