Iran Menyatakan Mundur dari Ajang Piala Dunia 2026

AKURAT.CO Pemerintah Iran menyatakan tidak dapat berpartisipasi, atau mundur dari Piala Dunia 2026 setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali mengatakan serangan udara yang dilancarkan hampir dua pekan lalu telah memicu konflik berskala regional di kawasan Teluk.
“Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” kata Donyamali kepada televisi pemerintah pada Rabu (11/3).
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli dan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Menurut Donyamali, situasi keamanan saat ini tidak memungkinkan Iran untuk mengikuti turnamen tersebut, sehingga Tim Melli, julukan timnas Iran, harus mundur dari Piala Dunia 2026.
“Anak-anak kami tidak aman dan secara mendasar kondisi untuk berpartisipasi tidak ada,” ujarnya.
Ia juga menuduh Amerika Serikat dan sekutunya telah memaksakan konflik terhadap Iran.
“Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memaksakan dua perang kepada kami dalam delapan atau sembilan bulan terakhir serta membunuh dan membuat ribuan rakyat kami menjadi martir. Karena itu kami tentu tidak dapat hadir dalam turnamen tersebut,” kata Donyamali.
Dalam undian yang digelar pada Desember lalu, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan grup Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, dengan dua laga di Los Angeles dan satu laga di Seattle.
Iran juga menjadi satu-satunya negara yang tidak hadir dalam pertemuan perencanaan FIFA bagi peserta Piala Dunia yang digelar pekan lalu di Atlanta.
Sumber: TRT World
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







