Akurat
Pemprov Sumsel

FIFA Series: Jelang Laga Perdana, Marc Klok Minta Perundungan Pemain Dihentikan

Zainal Hasan | 27 Maret 2026, 14:11 WIB
FIFA Series: Jelang Laga Perdana, Marc Klok Minta Perundungan Pemain Dihentikan
Marc Klok dalam salah satu pertandingan bersama Timnas Indonesia.

AKURAT.CO, Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menaruh harapan besar terhadap kiprah Timnas Indonesia dalam dua laga FIFA Series Maret 2026.

Marc Klok menilai skuad Garuda memiliki peluang besar untuk mengamankan hasil positif dimulai dari pertandingan perdana.

Pada laga pembuka, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3) malam WIB.

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Merah Putih untuk menunjukkan kesiapan tim di hadapan publik sendiri.

Meski sejumlah pemain kunci tidak bisa tampil karena berbagai alasan, Klok tetap percaya diri dengan kekuatan yang dimiliki tim saat ini.

Ia optimistis para pemain yang tersedia mampu menjalankan tugas dengan baik di lapangan.

"Saya pikir seharusnya menang (lawan Saint Kitts & Nevis). Nanti tanggal 30 lawan Bulgaria atau Kepulauan Salomon pasti lebih berat, tapi saya optimis harusnya menang juga," kata Marc Klok melalui situs resmi Persib Bandung.

Lebih lanjut, Klok menegaskan dukungan dari seluruh elemen menjadi faktor krusial dalam mendongkrak performa tim. Ia mengajak suporter untuk memberikan energi positif sepanjang pertandingan.

Atmosfer dukungan yang sehat akan membantu para pemain tampil lebih percaya diri dan maksimal. Sebaliknya, tekanan negatif justru bisa berdampak buruk terhadap performa di lapangan.

Klok juga menyoroti fenomena perundungan di media sosial yang masih kerap dialami pemain Timnas. Ia mengaku prihatin dengan sikap sebagian pihak yang justru menjatuhkan pemain saat mendapat panggilan membela negara.

"Saya bingung, apa manfaatnya merundung pemain? Untuk pemain, untuk tim nasional, atau untuk membangun kualitas kita? Sama sekali tidak ada manfaatnya," ujar Klok.

Ia menilai gelombang kritik berlebihan bahkan hujatan dari publik dapat memengaruhi kondisi mental pemain, terutama mereka yang masih muda dan sedang berkembang.

Tekanan dari ratusan ribu komentar negatif berpotensi merusak performa sekaligus menghambat perkembangan talenta yang seharusnya bisa menjadi aset masa depan sepakbola Indonesia.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan tanpa syarat kepada siapa pun yang dipercaya memperkuat timnas. Baginya, keputusan pemilihan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih.

"Siapa pun yang ada di timnas, Beckham, Ragnar (Oratmangoen), Jay Idzes, dari klub mana pun, semua harus kita dukung. Pelatih memilih pemain, kita dukung rencana tim kepelatihan dan pemain yang ada di sana," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.