Akurat
Pemprov Sumsel

Pasca FIFA Series, Jay Idzes Sebut Adaptasi dengan Pelatih Baru Masih Jadi Tantangan Timnas Indonesia

Zainal Hasan | 1 April 2026, 14:35 WIB
Pasca FIFA Series, Jay Idzes Sebut Adaptasi dengan Pelatih Baru Masih Jadi Tantangan Timnas Indonesia
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes (kedua dari kiri), dalam sesi latihan di Jakarta, Maret 2026. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim usai menjalani rangkaian pertandingan internasional terbaru di FIFA Series 2026.

Timnas Indonesia baru saja melakoni dua laga di FIFA Series dengan menghadapi Saint Kitts and Nevis dan juga Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 27 dan 30 Maret lalu.

Menurut Jay Idzes, skuad Garuda masih memiliki banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama karena saat ini tim tengah berada dalam fase adaptasi dengan pelatih baru.

Adapun kursi pelatih Timnas Indonesia kini diduduki oleh John Herdman yang menggantikan peran Patrick Kluivert.

Jay Idzes menilai, kehadiran pelatih anyar membawa berbagai ide dan pendekatan berbeda yang membutuhkan waktu untuk bisa diterapkan secara maksimal di lapangan.

“Masih banyak yang bisa kami tingkatkan, tentu saja. Ini pertama kalinya kami bersama pelatih baru, dan dia punya banyak hal baru yang ingin dicoba,” ujar Jay Idzes dalam sesi wawancara selepas laga melawan Bulgaria di Stadion GBK, Jakarta, 30 Maret lalu.

Meski demikian, bek yang berkarier di Italia tersebut mengapresiasi performa tim yang dinilai sudah cukup baik dalam mengimplementasikan instruksi pelatih di beberapa aspek permainan.

Ia menyebut, secara umum tim mampu menjalankan rencana permainan dengan cukup solid, meskipun belum sepenuhnya optimal.

Salah satu sorotan utama adalah efektivitas lini serang, di mana Timnas Indonesia dinilai masih perlu meningkatkan kreativitas dalam menciptakan peluang.

Selain itu, Idzes juga menyoroti pentingnya memperkuat lini pertahanan, khususnya dalam meminimalisasi peluang yang didapatkan lawan.

“Kami perlu berkembang dalam menyerang, menciptakan peluang, dan juga menghilangkan peluang lawan. Di beberapa bagian kami sudah cukup baik, tapi tetap ada ruang untuk perbaikan,” jelasnya.

Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim yang lebih solid, terutama menjelang agenda kompetitif berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.