Akurat
Pemprov Sumsel

Sumardji: Kasus Administrasi di Liga Belanda Tak Ganggu Status Pemain di Timnas Indonesia

Zainal Hasan | 3 April 2026, 18:21 WIB
Sumardji: Kasus Administrasi di Liga Belanda Tak Ganggu Status Pemain di Timnas Indonesia
Ketua Badan Tim Nasional Indonesia (BTN), Sumardji.

AKURAT.CO, Badan Tim Nasional (BTN) PSSI memberikan klarifikasi terkait isu administratif pemain Garuda yang tengah berkembang di kompetisi Eredivisie.

Federasi sepakbola Indonesia ini menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak berkaitan langsung dengan status pemain Timnas Indonesia.

Ketua BTN PSSI, Sumardji, menyampaikan bahwa kabar yang beredar di media mengenai pemain diaspora perlu diluruskan. Ia menilai informasi yang tidak utuh berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.

Menurut Sumardji, pemain-pemain seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Dean James tetap berada dalam posisi aman. Status mereka sebagai bagian dari Timnas Indonesia tidak terpengaruh oleh isu yang terjadi di Belanda.

Ia menegaskan bahwa permasalahan yang muncul di Eredivisie bersifat teknis administratif dan berada dalam ranah hukum negara setempat. Hal tersebut tidak memiliki dampak langsung terhadap legalitas pemain di Indonesia.

"Perlu kami sampaikan mengenai permasalahan yang ada di klub-klub Eredivisie, maka itu adalah masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum dan peraturan di negara Belanda," ujar Sumardji melalui keterangan resminya, Jumat (3/4/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setiap negara memiliki regulasi tersendiri terkait administrasi pemain, termasuk izin kerja dan status keimigrasian. Situasi ini dinilai sebagai hal yang lazim dalam sepakbola internasional.

Sumardji memastikan bahwa PSSI terus memantau perkembangan situasi tersebut. Namun, ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas dan konsentrasi para pemain Timnas.

Di tengah isu yang berkembang, BTN juga mengajak publik untuk tidak terjebak dalam spekulasi. Informasi yang belum terverifikasi dinilai dapat mengganggu mental pemain yang sedang berkompetisi.

Sumardji menegaskan bahwa komunikasi antara PSSI dan para pemain diaspora tetap berjalan dengan baik. Federasi juga siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan dalam menghadapi persoalan administratif di luar negeri.

Selain itu, ia menyebut bahwa kehadiran pemain Indonesia di kompetisi Eropa justru menjadi indikator positif perkembangan sepakbola nasional. Mereka dinilai mampu bersaing di level tertinggi.

"Ini merupakan bentuk nyata bahwa pemain kita bisa berkompetisi di level atas, dan tetap dipercaya oleh klub-klub mereka," ucapnya.

Sebagai penutup, Sumardji berharap seluruh pihak dapat melihat isu ini secara proporsional. Ia menegaskan bahwa yang terjadi di Eredivisie adalah persoalan domestik Belanda dan tidak perlu dikaitkan secara berlebihan dengan Timnas Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.