Bojan Hodak Izinkan Putranya Gabung Timnas Malaysia Jika Dipanggil

AKURAT.CO, Rasanya tak banyak yang tahu bahwa Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memiliki istri yang merupakan warga negara Malaysia. Tak hanya itu, putra Hodak, Luka Jordy Hodak, bahkan lahir di Malaysia.
Koneksi dengan Malaysia ini mengemuka sehubungan Bojan Hodak mengizinkan putranya, memilih untuk membela negara ibunya alih-alih bermain untuk Kroasia yang merupakan negara asalnya.
Saat ini, Luka Hodak berusia 18 tahun dan terdaftar di tim junior klub yang dulu pernah dibela oleh sang ayah, NK Trnje. Klub ini bermarkas di ibukota Kroasia yang juga kota kelahiran Bojan Hodak, Zagreb.
“Luka bermain secara reguler dengan klubnya, NK Trnje, yang juga klub di mana saya memulai karier professional saya,” kata Hodak sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
“Istri saya orang Malaysia dan Luka lahir di Malaysia. Dia punya paspor Malaysia dan jika dia dipanggil untuk Malaysia, kami akan mengizinkan dia bergabung dengan kamp latihan. Kami tidak masalah dia bermain untuk Malaysia.”
Wacana pemanggilan Luka Hodak muncul sejalan Timnas Malaysia U-19 sedang bersiap mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang bakal digelar di China pada Agustus mendatang.
Luka Hodak lahir di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2008. Ayahnya sempat memasukkannya ke tim junior Persib sebelum terbang ke Eropa untuk melanjutkan pendidikan dan karier sepakbola.
Hodak sendiri berencana mengirim putranya untuk belajar dan mengenyam akademi sepakbola di Spanyol. Ia berharap Luka bisa bermain di salah satu klub di Spanyol.
“Dia meningkat dengan baik dan terakhir saya memasukkan dia ke latihan junior tim Persib dan dia bisa menyesuaikan,” kata Hodak.
“Luka akan pergi ke Spanyol untuk pendidikan tersiernya dan akan bermain di klub di sana. Kami ingin dia bermain sepakbola secara reguler jadi dia bisa terus meningkatkan sepakbolanya.”
Besar peluang Luka Hodak bergabung dengan Timnas Malaysia jika penampilannya membaik di Eropa. Pada saat yang sama, Malaysia disebut akan menjadikan Timnas U-20 sebagai titik balik selepas guncangan kasus pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







