Akurat
Pemprov Sumsel

Persib atau Persija Juara Super League? Rachmat Irianto Tak Bisa Memilih

Zainal Hasan | 14 April 2026, 16:08 WIB
Persib atau Persija Juara Super League? Rachmat Irianto Tak Bisa Memilih
Pemain Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, saat tampil menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). X/Persebaya Surabaya

AKURAT.CO, Persaingan gelar juara Super League 2025-2026 semakin memanas seiring mendekati akhir musim. Situasi ini memicu berbagai tanggapan, termasuk dari pemain Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto.

Gelandang yang akrab disapa Rian itu dihadapkan pada pertanyaan sulit terkait kandidat juara musim ini. Ia diminta memilih di antara dua tim kuat, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Situasi tersebut menjadi dilematis bagi Rian. Di satu sisi, ia memiliki kedekatan personal dengan Rizky Ridho yang kini memperkuat Persija. Di sisi lain, Persib merupakan mantan klub yang pernah ia bela.

Menanggapi hal itu, Rian memilih bersikap netral. Ia tidak ingin terjebak dalam perbandingan yang berpotensi menimbulkan persepsi keberpihakan.

"Ya intinya, saya sebagai teman (Rizky Ridho) dan sebagai mantan pemain dari Persib ya (mendoakan) yang terbaik buat mereka berdua," ujar Rian saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan bahwa penentuan juara seharusnya tidak didasarkan pada kedekatan personal atau faktor emosional. Menurutnya, hasil akhir di klasemen adalah cerminan paling adil.

Rian menyebut tim yang mampu mengumpulkan poin terbanyak hingga akhir musim adalah pihak yang paling pantas meraih gelar. Prinsip tersebut menjadi acuan objektif dalam melihat persaingan.

Memasuki fase krusial, perebutan gelar kini mengerucut pada tiga tim utama. Selain Persib dan Persija, Borneo FC Samarinda juga masih berada dalam jalur perebutan trofi.

Hingga saat ini, Persib masih memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin atas Borneo FC dan sembilan poin dari Persija. Selisih tersebut membuat peluang tetap terbuka bagi para pesaing.

Dengan tujuh pertandingan tersisa, setiap laga akan menjadi penentu. Konsistensi performa menjadi faktor krusial dalam menjaga peluang juara.

Tantangan pun semakin berat karena jadwal pertandingan menuntut setiap tim menjalani laga tandang yang tidak mudah. Kondisi ini bisa memengaruhi peta persaingan.

Dalam waktu dekat, Persija akan bertandang menghadapi PSBS Biak di Maguwoharjo. Sementara itu, Borneo FC dijadwalkan menantang PSM Makassar di Parepare.

Di sisi lain, Persib juga menghadapi ujian berat dengan melawat ke markas Dewa United. Hasil dari rangkaian laga ini berpotensi mengubah peta persaingan secara signifikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.