Persija vs PSIM: Mauricio Souza Sebut Kebobolan Gol Cepat Persulit Macan Kemayoran

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, melontarkan evaluasi tajam usai timnya gagal meraih kemenangan saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ke-29 Super League 2025-2026.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/4/2026), Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 1-1.
Hasil tersebut terasa mengecewakan bagi Macan Kemayoran. Pasalnya, secara permainan mereka tampil dominan sepanjang pertandingan, namun tidak mampu mengonversi keunggulan menjadi kemenangan.
Kondisi itu membuat Persija tetap tertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan 59 poin. Mereka juga gagal memangkas jarak dari Persib Bandung di puncak klasemen (65 poin) serta Borneo FC di peringkat kedua (63 poin).
Mauricio Souza menyoroti gol cepat yang dicetak PSIM sebagai titik krusial dalam pertandingan. Ia menilai kesalahan sendiri menjadi penyebab utama timnya tertinggal lebih dulu.
“Kami sudah bicara tentang tim PSIM, kami tahu mereka tim yang sangat teknis. Kami melakukan kesalahan operan di lini tengah yang akhirnya memicu serangan balik lawan,” ujar Souza.
Gol cepat tersebut dicetak Ezequiel Vidal pada menit keempat memanfaatkan celah di lini tengah Persija yang gagal mengantisipasi transisi lawan.
“Kebobolan gol memang buruk bagi tim yang mengalaminya, tapi saya rasa kami bisa merespons dengan baik,” lanjut pelatih asal Brasil itu.
Respons Persija memang terlihat setelahnya. Mereka mampu menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Allano Lima pada menit ke-20.
Sejak gol tersebut, Persija terus menguasai jalannya pertandingan. Data statistik menunjukkan dominasi mereka dengan penguasaan bola mencapai 69 persen berbanding 31 persen milik PSIM.
Tak hanya itu, Persija juga mencatatkan 25 percobaan tembakan, dengan sepuluh di antaranya mengarah ke gawang.
Sementara PSIM hanya mampu menciptakan tiga peluang dengan satu tembakan tepat sasaran.
Meski unggul jauh secara statistik, Souza menilai timnya belum efektif di lini depan. Ia menyoroti lemahnya penyelesaian akhir serta kurangnya kreativitas di area sepertiga akhir lapangan.
“Di babak pertama kami menciptakan banyak peluang untuk membalikkan keadaan. Lawan tidak pernah lagi mendekati gawang kami. Tapi, tim harus bisa mencetak gol. Tidak ada gunanya menciptakan banyak peluang seperti hari ini jika tidak bisa menyelesaikannya jadi gol,” tegasnya.
Menurut Souza, selain finishing yang belum optimal, Persija juga kalah dalam sejumlah duel satu lawan satu yang seharusnya bisa dimenangkan.
Kini, Persija dituntut segera bangkit. Waktu pemulihan yang singkat membuat tim harus cepat berbenah sebelum menghadapi laga berikutnya.
Rizky Ridho dan rekan-rekannya dijadwalkan menjamu Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (27/4/2026) malam WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






