Akurat Logo

Dony Tri Pamungkas Sebut Suasana Ruang Ganti Persija Lebih Baik Jelang Sisa Laga

Zainal Hasan | 29 April 2026, 19:28 WIB
Dony Tri Pamungkas Sebut Suasana Ruang Ganti Persija Lebih Baik Jelang Sisa Laga
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, dan salah satu pemainnya, Dony Tri Pamungkas, dalam salah satu sesi konferensi pers.

AKURAT.CO, Peluang Persija Jakarta untuk merebut gelar Super League 2025-2026 kian terjal jelang akhir musim. Meski demikian, skuad Macan Kemayoran memastikan belum mengibarkan "bendera putih" dan tetap berusaha menekan dua rival terdekat, Persib Bandung dan Borneo FC.

Situasi di papan atas klasemen memang tidak sepenuhnya menguntungkan bagi Persija. Peluang juara bisa semakin menipis apabila kedua pesaing tersebut mampu mengamankan kemenangan dalam laga terdekat mereka.

Borneo FC dijadwalkan menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu 29 April 2026. Hasilnya Borneo menang dengan skor 1-0.

Sementara Persib akan menjalani partai tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis 30 April 2026.

Di sisi lain, Persija masih memiliki empat pertandingan tersisa yang akan menjadi penentu. Tim asuhan Mauricio Souza dijadwalkan menjalani dua laga kandang menghadapi Persib dan Semen Padang FC serta dua laga tandang melawan Persijap Jepara dan Persik Kediri.

Secara matematis, peluang Persija memang terbilang tipis. Selisih poin bahkan berpotensi melebar hingga tujuh angka jika Persib dan Borneo FC sama-sama meraih hasil maksimal pada pekan ini.

Meski berada dalam posisi sulit, para pemain Persija menegaskan tekad untuk terus berjuang hingga kompetisi berakhir. Semangat tersebut salah satunya disampaikan oleh bek muda Dony Tri Pamungkas.

“Pasti kami selalu optimistis di sisa empat pertandingan. Kami fokus dari pertandingan ke pertandingan untuk meraih kemenangan,” kata Dony kepada awak media di Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia mengakui, performa tim yang sempat tidak konsisten sebelumnya turut memengaruhi suasana di ruang ganti. Kritik dari suporter pun tak terhindarkan, terutama akibat masalah akumulasi kartu dan penyelesaian akhir yang belum optimal.

Namun, dalam beberapa laga terakhir, Persija mulai menunjukkan tren positif. Hasil yang lebih baik turut berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri tim.

“Suasana di ruang ganti sekarang lebih baik. Kami harus fokus pada pertandingan selanjutnya,” ujar pemain berusia 21 tahun itu.

Dengan empat laga tersisa, Persija masih berupaya menjaga peluang sekecil apa pun. Konsistensi dan fokus menjadi kunci bagi Macan Kemayoran untuk menutup musim dengan hasil terbaik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.