Luis Enrique Membangun Budaya Juara PSG Dari Sisa-sisa Kegagalan Era Superstar

AKURAT.CO, Fakta bahwa Paris Saint-Germain (PSG) lolos ke final Liga Champions dua kali secara beruntun menunjukkan bahwa prestasi mereka di kompetisi paling elite di Eropa bukanlah “kebetulan”.
Sang pelatih, Luis Enrique, jelas menjadi sorotan utama dalam keberhasilan tersebut. Juru taktik asal Spanyol itu tidak saja memberikan gelar kepada PSG, namun juga membangun budaya dan kepercayaan diri baru di tim ibukota Prancis tersebut.
Betapa tidak? Gelar Liga Champions tahun lalu saja sejatinya sudah mengangkat PSG sebagai pesaing gelar untuk seterusnya karena gelar tersebut adalah yang pertama dalam sejarah klub.
Dan final tahun ini membuat PSG kini mulai bisa disandingkan dengan langganan juara Liga Champions semacam Real Madrid dan Bayern Munchen.
BBC menyoroti keberhasilan Luis Enrique sebagai sentuhan yang mengubah sisa-sisa debu era superstar menjadi era kejayaan.
Patut dicatat, ketika Enrique datang ke Paris pada 2024, PSG adalah bekas klub yang pada suatu masa pernah diperkuat Neymar, Lionel Messi, dan Kylian Mbappe.
Bahkan, Kylian Mbappe adalah pemain yang dilepasnya saat ia mendarat ke Parc Des Princes. Mbappe kemudian diketahui bermain di Real Madrid dan dua musim di ibukota Spanyol penyerang Timnas Prancis itu di ambang nol gelar.
“Beberapa tahun lalu mereka punya para primadona, ego di tim tetapi (Luis Enrique) tak mengalami itu,” kata eks Kapten Liverpool, Steven Gerrard.
“Dia mengesampingkan itu semua dan membangun tim dengan kerja dan prinsip-prinsip. Tim ini bisa mendominasi tahun-tahun ke depan. Mereka memang sebagus itu.”
Kemenangan atas Bayern Munchen dalam duel dua leg dengan agregat 6-5 juga menunjukkan kepiawaian Enrique dengan pemain yang dimilikinya dalam skuad.
Di tangannya, orang kini mengenal Vitinha, Marquinhos, Desire Doue, Nuno Mendes, dan Joao Neves. Juga Ousmane Dembele yang sempat tenggelam di Barcelona kini kembali ke permukaan dipuncaki dengan gelar Ballon D’Or tahun lalu.
Kini semua mata akan menantikan apakah Enrique berhasil menyumbangkan gelar Liga Champions keduanya untuk Les Parisien pada laga final melawan Arsenal di Budapes, Hungaria, 30 Mei mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







