Timnas Iran Bersedia Tampil di Piala Dunia 2026 dengan 10 Syarat
AKURAT.CO, Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) menegaskan bahwa mereka akan mengirim tim nasional mereka ke Piala Dunia 2026 dengan sepuluh syarat yang harus dipenuhi oleh negara tuan rumah.
FFIRI menyebut bahwa Timnas Iran akan ambil bagian di Piala Dunia 2026 jika keyakinan dan budaya mereka dihormati oleh tiga negara penyelenggara, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
“Kami jelas akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026, tetapi tuan rumah harus mempertimbangkan kekhawatiran kami,” kata FFIRI sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Kami akan berpartisipasi di Piala Dunia tetapi tanpa sebarang sikap mundur dari keyakinan, budaya, dan prinsip kami.”
Presiden Federasi Sepakbola Iran, Mehdi Taj, mengumumkan sepuluh syarat yang harus dipenuhi tuan rumah melalui stasiun televisi milik negaranya.
Beberapa di antara sepuluh syarat itu adalah pemberian visa dan penghormatan terhadap staf Timnas Iran, bendera tim, serta lagu kebangsaan selama turnamen.
Juga termasuk pengamanan tingkat tinggi di bandar udara, hotel, dan rute perjalanan ke stadion tempat Timnas Iran bermain di Piala Dunia 2026.
Permintaan ini merupakan imbas dari perang antara Iran dan aliansi Israel-Amerika Serikat sejak akhir Februari silam.
Iran sendiri sempat mempertimbangkan untuk tak bermain di Piala Dunia tahun ini di mana AS adalah salah satu tuan rumahnya.
Perselisihan dalam area sepakbola mendapatkan gesekan nyata ketika Presiden FFIRI, Mehdi Taj, diinterograsi imigrasi Kanada saat tiba di salah satu bandar udara negara tersebut akhir Maret lalu.
Kanada mempersoalkan keterlibatan Mehdi Taj dengan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). Kanada sendiri sejak 2024 menyatakan bahwa IRGC merupakan organisasi teroris.
Kala itu Mehdi Taj datang sebagai delegasi Iran untuk Kongres FIFA yang digelar di Vancouver, Kanada. Merasa diperlakukan tidak hormat, Taj memilih langsung kembali ke negaranya dan absen pada pertemuan FIFA.
Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Selandia Baru, Mesir, dan Belgia. Mereka akan memulai turnamen dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles, 6 Juni mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







