Akurat Logo

Titiek Soeharto Terkesan Final Championship, Sampaikan Pesan Prabowo Garudayaksa Juara

Zainal Hasan | 11 Mei 2026, 13:43 WIB
Titiek Soeharto Terkesan Final Championship, Sampaikan Pesan Prabowo Garudayaksa Juara
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariadi.

AKURAT.CO, Atmosfer final Championship Liga 2 2025-2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagi Titiek Soeharto.

Ketua Komisi IV DPR RI itu mengaku terpukau dengan tensi pertandingan antara PSS Sleman melawan Garudayaksa FC yang berlangsung sengit hingga babak adu penalti.

Laga final yang digelar Sabtu (9/5/2026) tersebut menyajikan drama panjang. Kedua tim bermain imbang 2-2 sampai menit ke-120 sebelum Garudayaksa akhirnya memastikan gelar juara usai menang 4-3 lewat adu penalti.

Sejak awal pertandingan, duel berjalan dalam tempo tinggi. PSS maupun Garudayaksa sama-sama tampil agresif dan menunjukkan determinasi besar demi meraih gelar Championship Liga 2 musim ini.

Bagi Titiek, pertandingan itu memberikan hiburan lengkap bagi para pencinta sepakbola. Ia menilai kedua tim layak mendapatkan apresiasi karena memperlihatkan kualitas permainan serta semangat juang tinggi sepanjang laga.

“Pertandingannya seru sekali. Menurut saya sebenarnya tidak ada yang menang atau kalah karena kedua tim sama-sama naik kelas. Walaupun kalah, itu kekalahan yang terhormat,” ujar Titiek Soeharto usai pertandingan.

Menurut putri Presiden kedua RI Soeharto tersebut, duel final terasa semakin menarik karena berlangsung hingga perpanjangan waktu dan ditentukan melalui drama adu penalti. Situasi itu membuat atmosfer stadion semakin hidup dan penuh emosi.

Ia juga mengaku kagum dengan dukungan suporter PSS Sleman yang memenuhi Stadion Maguwoharjo. Euforia dari tribun penonton disebutnya menjadi salah satu faktor yang membuat laga final terasa spesial.

“Kedua tim bermain bagus, sama-sama fight. Kami sebagai penonton juga puas karena pertandingan sampai perpanjangan waktu dan adu penalti,” katanya.

Titiek bahkan menyebut pengalaman tersebut menjadi momen pertamanya menyaksikan langsung pertandingan kasta kedua sepakbola Indonesia.

Meski berlabel Liga 2, menurutnya kualitas atmosfer dan tensi pertandingan tidak kalah dibanding kompetisi level tertinggi.

“Euforianya luar biasa. Terus terang ini pertama kali saya menonton pertandingan Divisi 2 dan ternyata seru sekali,” ungkapnya.

Di tengah antusiasme besar suporter, Titiek juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas saat mendukung tim kesayangan. Ia berharap suporter tetap tertib dan tidak melakukan tindakan yang merugikan, baik ketika tim menang maupun kalah.

Menurutnya, aksi perusakan fasilitas umum maupun penggunaan petasan di stadion harus dihindari karena dapat merugikan banyak pihak, termasuk klub dan pendukung sendiri.

“Menang atau kalah itu biasa dalam sepakbola. Kalau tim yang kita dukung kalah, tidak perlu sampai merusak fasilitas umum. Kita juga jangan menyalakan petasan karena bisa merusak dan merugikan suporter sendiri,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai perhatian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap keberhasilan Garudayaksa menjadi juara, Titiek menyebut apresiasi tetap diberikan.

Namun, hal paling penting adalah kedua tim sama-sama berhasil mengamankan tiket promosi ke Super League musim depan.

“Bapak tetap memberikan apresiasi. Tadi juga sempat bertanya hasil pertandingan. Tapi yang paling penting, kata beliau, kedua tim sama-sama naik kelas dan bermain bagus,” jelas Titiek.

Saking menikmati jalannya pertandingan, Titiek bahkan memberikan nilai sembilan untuk partai final Championship Liga 2 musim ini.

“Karena saya senang menontonnya, saya beri nilai sembilan,” ucapnya sambil tersenyum.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.