Garudayaksa Kampiun Championship, Widodo C Putro: Kami Juara Bersama PSS Sleman!

AKURAT.CO, Garudayaksa FC menutup perjalanan mereka di Championship 2025-2026 dengan manis setelah keluar sebagai juara usai menundukkan PSS Sleman di partai final yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga harus ditentukan melalui drama adu penalti. Setelah bermain imbang 2-2 selama waktu normal dan tambahan waktu, Garudayaksa akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3 di babak tos-tosan.
Keberhasilan tersebut sekaligus melengkapi pencapaian Garudayaksa FC yang sebelumnya sudah memastikan tiket promosi ke Super League musim depan.
Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya sepanjang musim. Namun, di balik gelar juara itu, Widodo juga memberikan apresiasi besar kepada PSS Sleman yang dinilainya tampil luar biasa di final.
Menurut mantan pelatih Persita Tangerang itu, pertandingan final bukan sekadar soal menang atau kalah. Melainkan bagaimana sepakbola bisa menghadirkan persaudaraan.
“Tentunya sangat gembira bagi kami. Tetapi untuk PSS juga, saya rasa kita juara bersama,” ujar Widodo usai pertandingan.
Ia menilai atmosfer pertandingan di Maguwoharjo menunjukkan bahwa sepakbola Indonesia masih memiliki kekuatan besar dalam menyatukan banyak pihak.
“Di dalam sepakbola bukan hanya soal kalah dan menang, tetapi bagaimana kita menjadi saudara. Di mana kita membangun sepakbola, di situ ada persaudaraan,” katanya.
Widodo berharap keberhasilan Garudayaksa FC maupun perjuangan PSS Sleman bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas sepakbola nasional ke depan.
Pelatih berusia 54 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sejak awal sudah memperkirakan laga final akan berlangsung ketat hingga kemungkinan ditentukan lewat adu penalti.
Karena itu, sesi latihan penalti menjadi salah satu fokus utama Garudayaksa jelang pertandingan final. Bahkan, Widodo mengaku ikut turun langsung dalam latihan untuk menjaga mental pemain tetap tenang.
“Saya pribadi sudah memprediksi partai final ini tidak mudah dan bahkan akan terjadi adu penalti,” ujarnya.
“Makanya pada setiap latihan kami melakukan penalti. Terbukti tadi pemain tampil enjoy saat menendang penalti karena memang sudah dipersiapkan,” sambung Widodo.
Selain memuji mental pemain saat adu penalti, Widodo juga menilai seluruh skuad mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan.
Meski sukses membawa Garudayaksa FC menjadi juara Championship, Widodo belum ingin berbicara banyak mengenai rencana tim menghadapi Super League musim depan.
Ia menyebut seluruh keputusan terkait komposisi tim dan kelanjutan persiapan masih akan dibahas bersama manajemen dalam waktu dekat.
“Kalau untuk ke depannya nanti akan dibicarakan lagi bersama manajemen,” kata Widodo.
Ia juga belum bisa memastikan berapa banyak pemain yang akan dipertahankan untuk menghadapi persaingan di kasta tertinggi musim depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







