Akurat Logo

Garudayaksa Kampiun Championship, Widodo C Putro: Kami Juara Bersama PSS Sleman!

Zainal Hasan | 11 Mei 2026, 18:03 WIB
Garudayaksa Kampiun Championship, Widodo C Putro: Kami Juara Bersama PSS Sleman!
Pesepakbola Garudayaksa FC berselebrasi usai mengalahkan PSS Sleman pada final Championship League 2025-2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026). ANTARA FOTO/ Andreas Fitri Atmoko

AKURAT.CO, Garudayaksa FC menutup perjalanan mereka di Championship 2025-2026 dengan manis setelah keluar sebagai juara usai menundukkan PSS Sleman di partai final yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026).

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga harus ditentukan melalui drama adu penalti. Setelah bermain imbang 2-2 selama waktu normal dan tambahan waktu, Garudayaksa akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3 di babak tos-tosan.

Keberhasilan tersebut sekaligus melengkapi pencapaian Garudayaksa FC yang sebelumnya sudah memastikan tiket promosi ke Super League musim depan.

Pelatih Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya sepanjang musim. Namun, di balik gelar juara itu, Widodo juga memberikan apresiasi besar kepada PSS Sleman yang dinilainya tampil luar biasa di final.

Menurut mantan pelatih Persita Tangerang itu, pertandingan final bukan sekadar soal menang atau kalah. Melainkan bagaimana sepakbola bisa menghadirkan persaudaraan.

“Tentunya sangat gembira bagi kami. Tetapi untuk PSS juga, saya rasa kita juara bersama,” ujar Widodo usai pertandingan.

Ia menilai atmosfer pertandingan di Maguwoharjo menunjukkan bahwa sepakbola Indonesia masih memiliki kekuatan besar dalam menyatukan banyak pihak.

“Di dalam sepakbola bukan hanya soal kalah dan menang, tetapi bagaimana kita menjadi saudara. Di mana kita membangun sepakbola, di situ ada persaudaraan,” katanya.

Widodo berharap keberhasilan Garudayaksa FC maupun perjuangan PSS Sleman bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas sepakbola nasional ke depan.

Pelatih berusia 54 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sejak awal sudah memperkirakan laga final akan berlangsung ketat hingga kemungkinan ditentukan lewat adu penalti.

Karena itu, sesi latihan penalti menjadi salah satu fokus utama Garudayaksa jelang pertandingan final. Bahkan, Widodo mengaku ikut turun langsung dalam latihan untuk menjaga mental pemain tetap tenang.

“Saya pribadi sudah memprediksi partai final ini tidak mudah dan bahkan akan terjadi adu penalti,” ujarnya.

“Makanya pada setiap latihan kami melakukan penalti. Terbukti tadi pemain tampil enjoy saat menendang penalti karena memang sudah dipersiapkan,” sambung Widodo.

Selain memuji mental pemain saat adu penalti, Widodo juga menilai seluruh skuad mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan.

Meski sukses membawa Garudayaksa FC menjadi juara Championship, Widodo belum ingin berbicara banyak mengenai rencana tim menghadapi Super League musim depan.

Ia menyebut seluruh keputusan terkait komposisi tim dan kelanjutan persiapan masih akan dibahas bersama manajemen dalam waktu dekat.

“Kalau untuk ke depannya nanti akan dibicarakan lagi bersama manajemen,” kata Widodo.

Ia juga belum bisa memastikan berapa banyak pemain yang akan dipertahankan untuk menghadapi persaingan di kasta tertinggi musim depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.