Akurat Logo

Inter Milan Raih Gelar Coppa Italia ke-10, Kombinasi Pemain Berpengalaman-Muda Dilanjutkan

Hervin Saputra | 14 Mei 2026, 19:02 WIB
Inter Milan Raih Gelar Coppa Italia ke-10, Kombinasi Pemain Berpengalaman-Muda Dilanjutkan
Pemain Inter Milan saat merayakan trofi juara Coppa Italia 2025-2026 usai mengalahkan Lazio di partai final di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Rabu (14/5/2026). INTER MILAN

AKURAT.CO, Inter Milan menyempurnakan musim 2025-2026 dengan meraih trofi Coppa Italia atau Piala Italia. Sukses ini dicapai dengan mengalahkan Lazio pada partai final, Rabu (13/5/2026).

Sempurna karena Inter Milan sebelumnya sudah mengunci scudetto alias gelar juara Serie A Italia. Dengan demikian, Nerazzuri meraih dwigelar di musim perdana kepelatihan Christian Chivu.

Menghadapi Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Inter Milan menang berkat gol bunuh diri Adam Marusic di menit ke-14 dan gol penyerang asal Argentina, Lautaro Martinez, di menit ke-35.

Christian Chivu mengatakan bahwa pasukannya bisa meraih gelar Coppa dan scudetto karena menjalani musim yang hebat. Juga, kata Chivu, merebut dua gelar semusim bukan perkara gampang.

“Kami menikmati hal-hal baik yang kami lakukan tahun ini: memenangi liga dan Coppa Italia bukanlah pemberian. Dan memenangi dua trofi tidak pernah mudah,” kata Christian Chivu dipetik dari laman resmi Inter.

Kemenangan atas Lazio semalam juga memastikan Inter meraih gelar kesepuluh Coppa Italia dalam sejarah. Juga yang dwigelar ketiga setelah musim 2005-2006 dan 2009-2010 dalam rangkaian treble bersama Jose Mourinho.

CEO Inter Milan, Giuseppe “Bepe” Marotta, menyebut bahwa Chivu berhasil membangkitkan tim yang merupakan “residu” musim lalu sepeninggal Simone Inzaghi. Ia juga optimistis dengan masa depan timnya.

“Tahun ini dibangun dari residu musim lalu, yang meninggalkan jejaknya. Chivu bagus dan kami kembali naik,” kata Bepe Marotta.

“DNA kami adalah selalu ingin menang. Saya sangat optimistis dengan masa depan, sementara respek tetap untuk para lawan kami. Kami meneruskan jalan evolusi ini, bukan revolusi.”

Marotta mengatakan bahwa keberhasilan Inter musim ini merupakan kebijakan mengombinasikan pemain berpengalaman dan pemain muda. Ia bertekad untuk melanjutkan kebijakan tersebut.

“Kami akan terus dengan kebijakan menemukan bakat atau pemain muda yang penting, untuk mengombinasikannya dengan pemain berpengalaman,” kata Marotta.

“Anda tidak bisa menang hanya dengan para pemain muda, Anda butuh pemain berpengalaman yang sudah pernah menang.”

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.