Alvaro Arbeloa Konfirmasi Hengkang dari Real Madrid, Tolak Jadi Staf Jose Mourinho
AKURAT.CO, Alvaro Arbeloa telah mengonfirmasi bahwa pertandingan melawan Athletic Bilbao pada pekan penutup La Liga Spanyol 2025-2026 merupakan pertandingan terakhirnya sebagai Pelatih Real Madrid.
“Ya,” kata Alvaro Arbeloa saat menjawab pertanyaan jurnalis soal apakah laga Real Madrid vs Athletic Bilbao adalah laga terakhirnya dalam sesi konferensi pers di Madrid, Spanyol, Jumat (22/5/2026), sebagaimana dipetik dari laman resmi klub.
Lebih tegas lagi, Alvaro Arbeloa mengatakan bahwa ia tidak akan masuk dalam jajaran kepelatihan Real Madrid musim depan yang akan dipimpin oleh eks pelatihnya semasa menjadi pemain, Jose Mourinho.
“Saya di sini tidak bicara tentang kemungkinan. Dalam kasus Mou (sapaan Mourinho), saya kira dia punya staf kepelatihan yang fantastis, sebagus dia, dan saya kira dia akan dikelilingi dengan baik (oleh stafnya),” kata Arbeloa.
“Jika dia datang ke Real Madrid, dia akan melakukannya bersama staf kepelatihannya, sebagaimana seharusnya. Tak ada kemungkinan bahwa saya bisa menjadi bagiannya.”
Dengan laga Real Madrid vs Athletic Bilbao yang bakal digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (22/5/2026), sebagai laga terakhir, Arbeloa tercatat memimpin Los Blancos selama empat bulan.
Pelatih berusia 43 tahun itu ditunjuk memimpin Madrid untuk menggantikan Xabi Alonso pada 12 Januari lalu. Sebelumnya Arbeloa adalah pelatih tim junior Madrid.
Eks pemain yang pernah membela Liverpool dan Madrid ini memimpin 27 pertandingan bersama Los Blancos. Rinciannya adalah 17 pertandingan, dua imbang, dan delapan kalah.
Madrid bersama Arbeloa mencetak 54 gol dan kebobolan 32 dengan rata-rata kemenangan 62,96 persen. Sayangnya, Arbeloa tak bisa mempersembahkan satu gelar pun untuk Madrid.
Arbeloa membantah bahwa semasa kepemimpinannya ia tidak bisa mengambil keputusan dalamn kapasitasnya sebagai pelatih Madrid. Prioritasnya adalah Real Madrid.
“Selama lebih dari empat bulan ini, saya bertindak dengan tanggung jawab pada peran dan posisi saya. Bukan berarti saya kurang kebebasan atau bahwa klub pernah memaksakan kondisi tertentu pada saya,” kata Arbeloa.
“Jika saya bertindak dalam cara tertentu, itu karena saya yakin itulah yang harus saya lakukan, bukan karena saya dipaksa.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





