Akurat Logo

MLSC 2026 Cetak Bibit Baru, Kudus dan Malang Panen Talenta

Dian Eko Prasetio | 24 Mei 2026, 22:28 WIB
MLSC 2026 Cetak Bibit Baru, Kudus dan Malang Panen Talenta
Aksi Pemain SDN Lowokwaru 3, Adelice Maureen Hanum Faisal, yang juga top scorer dengan 36 gol pada KU 12 Milklife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025-2026 (Dok. MLSC)

AKURAT.CO Roda kompetisi sepakbola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Kudus dan Malang Seri 2 2025–2026 terus bergerak masif dengan menelurkan para ratu-ratu muda baru di lapangan hijau.

Di regional Kudus, dominasi berhasil dikunci oleh MI NU Baitul Mukminin yang sukses merengkuh takhta juara kategori KU 10, disusul ketangguhan SDN Jambean 02 Pati yang keluar sebagai yang terbaik di kelas KU 12.

Sementara itu, aroma persaingan di bumi Arema tak kalah membara. SDN Lowokwaru 3 tampil perkasa dan mengamankan gelar juara KU 10 regional Malang. Sedangkan mahkota juara KU 12 berhasil dibawa pulang oleh skuad belia SDN Tulungrejo 02.

Baca Juga: Klub Rugi, Investor Merasa Terancam: Suporter Sepakbola Indonesia Mau Diapakan ?

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa pelaksanaan MLSC di berbagai kota bukan sekadar turnamen musiman. Ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang demi membangun fondasi sepakbola putri Indonesia yang kokoh sejak usia dini.

Teddy memaparkan bahwa memasuki tahun ketiga, MLSC terbukti efektif menjadi wadah pembinaan. Terlebih, sudah ada jalur pembinaan lanjutan yang siap menyerap bakat-bakat ini di usia yang lebih tinggi.

"Antusiasme peserta terus meningkat, kualitas permainan para pemain muda juga semakin berkembang dari seri ke seri. Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi yang digelar secara konsisten mampu menjadi wadah pembinaan yang efektif," kata Teddy.

Melalui jam terbang yang rutin, Teddy optimistis mental kompetitif dan pemahaman taktis para srikandi cilik ini akan terbentuk secara alamiah. Dari sini para pemain mendapat kesempatan berkembang, menambah pengalaman bertanding, sekaligus memupuk mental kompetitif sejak dini.

Visi pembinaan karakter juga disuarakan oleh Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge 2025-2026, Timo Scheunemann. Mantan arsitek Timnas Putri Indonesia ini menekankan bahwa proses pemantauan bakat tidak melulu soal kemampuan olah bola di lapangan, melainkan juga menakar kecintaan mereka terhadap olahraga ini.

Baca Juga: Piala Presiden 2026: Bukti Sepakbola Pemersatu dari Akar Rumput

"Prestasi itu memang penting, tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepak bola. Dari situ, baru digali potensi dan bakatnya," kata Coach Timo.

Timo juga membandingkan perkembangan di dua kota ini. Menurutnya, Kudus sebagai kota pionir MLSC kini memiliki fondasi pembinaan yang jauh lebih matang. Sementara Malang, meski baru dua kali menggelar turnamen, menunjukkan grafik pertumbuhan yang luar biasa dari segi kuantitas maupun kualitas pemain.

"Pemain yang tampil di final KU 12 nanti diproyeksikan memperkuat tim All-Star Malang untuk tampil di Kudus pada akhir Juni bersama perwakilan dari 12 kota lainnya," jelas Timo.

Data partisipasi dari kedua kota ini menjadi bukti sahih bahwa sepakbola putri kini mulai digandrungi di level akar rumput sekolah dasar. MLSC Kudus Seri 2 (19-24 Mei 2026) yang berlangsung di Supersoccer Arena & Lapangan Rendeng, Kudus, ini menyedot perhatian 1.391 siswi dari 89 MI dan SD, yang terbagi dalam 66 tim KU 10 dan 64 tim KU 12.

Sementara MLSC Malang Seri 2 (21-24 Mei 2026) yang bergulir di Stadion Gajayana, Malang, ini mencatatkan lonjakan peserta yang fantastis dengan keterlibatan 2.161 siswi dari 122 MI dan SD, yang terbagi ke dalam 82 tim KU 10 dan 116 tim KU 12.

Nantinya, para pemain terbaik yang terjaring dari fase kurasi latihan intensif (Extra Training) di kedua kota ini akan saling sikut dalam turnamen bergengsi MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Kudus pada akhir Juni 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.