Akurat Logo

Berharap Seperti Kanada, Erick Thohir Apresiasi John Herdman Beri Kesempatan Pemain Muda di Timnas Indonesia

Zainal Hasan | 3 Juni 2026, 19:49 WIB
Berharap Seperti Kanada, Erick Thohir Apresiasi John Herdman Beri Kesempatan Pemain Muda di Timnas Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (tengah) saat menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). ANTARA/Rivan Awal Lingga

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan dukungan penuh terhadap langkah regenerasi yang tengah dijalankan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjelang dua agenda FIFA Matchday pada Juni 2026.

Erick Thohir menilai bahwa keberanian John Herdman memberikan ruang bagi pemain muda merupakan investasi penting untuk memperkuat daya saing skuad Garuda dalam jangka panjang.

Erick Thohir menganggap John Herdman menunjukkan komitmen kuat dalam membangun fondasi tim masa depan. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda untuk merasakan atmosfer tim senior.

"Saya melihat Coach John sangat serius mempersiapkan tim ini. Saya sangat mengapresiasi keputusan beliau memberikan kesempatan kepada pemain muda seperti Matthew Baker untuk mencoba bertransisi ke level senior," kata Erick di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

"Sebelumnya kita juga melihat kejutan dari Donni Tri (Pamungkas). Ini adalah proses yang harus kita lalui jika ingin memiliki kedalaman skuad yang matang."

Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Menurut Erick, proses regenerasi tidak bisa dilakukan secara instan. Pemain muda harus diberi kesempatan beradaptasi dan memperoleh pengalaman bertanding di level tertinggi agar mampu berkembang menjadi tulang punggung tim nasional di masa mendatang.

Ia pun mencontohkan keberhasilan sistem pembinaan yang diterapkan Timnas Kanada. Erick menilai keberanian memberikan menit bermain kepada pemain muda sejak dini menjadi salah satu faktor yang membawa Kanada tampil kompetitif di level internasional.

"Kita bisa belajar dari track record Kanada. Waktu itu Alphonso Davies dan kawan-kawan diberi kesempatan sejak dini, akhirnya mereka mendapatkan jam terbang yang tinggi dan mampu bersaing di level dunia. Pola seperti ini yang sedang kita bangun di Indonesia," ujarnya.

Meski fokus pada regenerasi, Erick menegaskan peran pemain senior tetap tidak tergantikan. Kehadiran pemain berpengalaman dinilai sangat penting untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus menjadi mentor bagi generasi muda yang baru bergabung di skuad Garuda.

"Tentu, kita harus tetap menjaga keseimbangan. Pemain senior tetap memiliki peran yang sangat vital untuk membimbing adik-adiknya dan memberikan kontribusi terbaik mereka di lapangan," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.