Akurat Logo

Kompetisi Berjenjang Jadi Kunci Pembinaan Berkelanjutan Sepakbola Putri Indonesia

Dian Eko Prasetio | 7 Juni 2026, 15:30 WIB
Kompetisi Berjenjang Jadi Kunci Pembinaan Berkelanjutan Sepakbola Putri Indonesia
Cipta Cendikia Football Academy keluar sebagai pemuncak klasemen kategori U15 Hydroplus Soccer League Regional Jakarta 2025/2026 dengan torehan total 90 poin. HYDROPLUS SOCCER LEAGUE

AKURAT.CO, Masa depan sepakbola putri Indonesia kian cerah seiring dengan kokohnya fondasi pembinaan yang terstruktur dan berjenjang.

Komitmen pembinaan ini tecermin nyata pada babak penutup Hydroplus Soccer League Regional Jakarta 2025-2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Sabtu (6/6/2026).

Kehadiran kompetisi berformat liga penuh terbukti menjadi instrumen krusial dalam menempa kemampuan teknis, kedisiplinan, serta mental bertanding para srikandi muda secara berkelanjutan sejak usia dini hingga siap melangkah ke panggung profesional.

Rangkaian kompetisi yang bergulir konsisten selama berbulan-bulan ini tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga melengkapi daftar tim tangguh yang berhak mengantongi tiket menuju putaran nasional Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026.

Pada kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy sukses mengamankan takhta juara dengan torehan fantastis 90 poin. Sementara di kategori U-18, dominasi total ditunjukkan oleh Putri JP Jakarta yang mengunci gelar dengan koleksi 54 poin.

Menariknya, kedua tim juara ini berhasil menyapu bersih seluruh laga tanpa tersentuh kekalahan satu kali pun (unbeaten) sepanjang musim bergulir.

Program Director Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, mengungkapkan bahwa Regional Jakarta merupakan wilayah dengan jumlah peserta paling gemuk, mencakup 16 tim di kategori U-15 dan sepuluh tim di U-18. Jangka waktu kompetisi yang panjang dinilai efektif untuk melihat grafik perkembangan para atlet.

"Menjalani kompetisi liga selama kurang lebih enam bulan tentu bukan hal yang mudah. Dari segi kualitas, kami melihat dari pekan pertama sampai saat ini sangat jauh meningkat," ujar Teddy.

"Pengalaman (liga reguler) seperti ini sangat penting untuk membentuk kemampuan teknis, karakter, disiplin, dan mental juara yang dibutuhkan untuk menjadi pesepakbola profesional di masa depan."

Teddy menambahkan, Bakti Olahraga Djarum Foundation terus berkomitmen memperkuat ekosistem sepakbola putri tanah air lewat cetak biru (roadmap) kompetisi yang saling terhubung dan berkesinambungan.

Jalur pembinaan ini dirancang matang, mulai dari level usia dini, remaja, hingga panggung internasional. Di antaranya, MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 (23-28 Juni 2026), lalu berlanjut ke HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 (5-12 Juli 2026).

Setelah itu, rangkaian program ditutup dengan gelaran Srikandi Merdeka Cup (14-23 Agustus 2026), sebuah turnamen internasional yang direncanakan mengundang negara-negara Asia seperti Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, hingga Thailand.

Langkah progresif dalam menyediakan kompetisi terstruktur ini mendapat acungan jempol dari federasi. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menilai format liga penuh memiliki peran strategis dalam memperluas basis pemain nasional.

Berbeda dengan turnamen singkat, sistem liga memaksa pemain untuk menjaga performa terbaik secara konsisten dari pekan ke pekan.

"Kita tidak bisa memungkiri kompetisi khusus putri sangat jarang dan ini dimulai dengan sangat baik. Ini menjadi sumbangan yang sangat baik untuk talent pool di Timnas Putri Indonesia," tegas Vivin.

Vivin juga membocorkan bahwa radar tim pemandu bakat nasional sudah memantau ketat beberapa nama potensial dari liga ini, bahkan sebagian di antaranya telah berhasil menembus skuad Timnas U-17.

"Liga seperti ini membuat gairah sepakbola putri bangkit. Dan mereka yang berasal dari pelosok daerah kini mulai punya kesempatan emas untuk berkompetisi," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.