Akurat Logo

Persija Serahkan Urusan Pemain Asing kepada Shin Tae-yong, Kemungkinan Tak Cuma dari Brasil

Zainal Hasan | 15 Juni 2026, 18:03 WIB
Persija Serahkan Urusan Pemain Asing kepada Shin Tae-yong, Kemungkinan Tak Cuma dari Brasil
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca (kiri), bersama pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong (kanan) berpose seusai perkenalan pelatih baru timnya di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (8/6/2026). ANTARA/M Risyal Hidayat

AKURAT.CO, Manajemen Persija Jakarta memberikan keleluasaan penuh kepada pelatih Shin Tae-yong dalam menyusun skuad untuk menghadapi musim 2026-2027.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama Shin Tae-yong adalah penentuan komposisi pemain asing yang akan memperkuat Macan Kemayoran.

Hingga pertengahan Juni ini, Persija telah berpisah dengan tujuh pemain asing yang membela tim pada musim lalu.

Nama-nama seperti Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Allano Lima, hingga Emaxwell Souza dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad. 

Sementara Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie juga telah meninggalkan klub setelah masa peminjaman mereka berakhir.

Di sisi lain, masa depan empat pemain asing lainnya masih menunggu keputusan. Mereka adalah Paulo Ricardo, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, dan Gustavo Almeida yang statusnya belum dipastikan untuk musim mendatang.

https://akurat.co/bola/863439/persija-tak-buru-buru-meski-berharap-shin-tae-yong-bisa-berikan-gelar-lebih-cepat

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa kepastian mengenai komposisi pemain asing akan diketahui dalam waktu dekat.

Ia dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Shin Tae-yong pada pekan depan guna membahas berbagai kebutuhan tim.

Menurut Prapanca, pertemuan tersebut akan menjadi momentum penting untuk mengetahui secara rinci rencana sang pelatih. Mulai dari kebutuhan pemain, susunan staf kepelatihan, hingga arah pembangunan skuad.

"Minggu depan saya tahu detail dari (rencana) pelatih, maunya apa, pemainnya siapa saja, termasuk asisten pelatih. Harus segera, kalau enggak, nanti diambilin orang (klub lain) pemainnya," kata Prapanca.

Ia menegaskan bahwa tujuh slot pemain asing yang saat ini kosong dipastikan akan diisi. Namun, keputusan terkait empat pemain asing yang masih terikat kontrak akan bergantung pada evaluasi Shin Tae-yong.

"Tujuh (slot kosong pemain asing) pasti akan diisi dan dia akan melihat lagi yang empat, yang masih ada, apakah sesuai dengan keinginannya dia atau tidak. Baru minggu depan ada keputusannya," ujarnya.

Lebih lanjut, Prapanca menjelaskan bahwa manajemen sengaja memberikan kewenangan penuh kepada Shin Tae-yong dalam proses perekrutan pemain asing.

Langkah tersebut diambil agar pelatih asal Korea Selatan itu dapat membangun tim sesuai dengan kebutuhan dan filosofi permainannya.

Prapanca juga mengungkapkan bahwa dalam pembicaraan internal, Shin Tae-yong sempat menyinggung pengalaman yang dialaminya di klub sebelumnya. Ia ingin memastikan situasi serupa tidak terulang saat menangani Persija.

"Waktu pembicaraan internal, dia (STY) menyampaikan bahwa ada hal pribadi yang terjadi sehingga dia harus terjadi seperti itu (di klub sebelumnya)," ujar Prapanca.

"Dia menceritakan bagaimana agar di Persija tidak terjadi hal yang sama, maka dia minta A B C D. Salah satunya pemain asing semua direkrut semuanya besutannya (rekomendasi) dia, bukan kita (manajemen)."

Selain soal kewenangan dalam perekrutan, Prapanca memberi sinyal bahwa wajah skuad asing Persija musim depan kemungkinan akan jauh berbeda dibanding musim lalu.

Jika sebelumnya mayoritas pemain asing berasal dari Brasil, kini Macan Kemayoran berpotensi menghadirkan pemain dari berbagai negara dan benua.

Musim lalu, Persija memang identik dengan nuansa Brasil di bawah arahan Mauricio Souza. Dari sebelas pemain asing yang didaftarkan, sepuluh di antaranya berasal dari negara Amerika Selatan tersebut.

Namun untuk musim mendatang, komposisi itu diperkirakan akan lebih beragam.

"Akan lebih berwarna, waktu dipegang Coach Mauricio (Souza) kan semua pemain asingnya dari Brasil. Nah, sekarang mungkin semua benua ada," kata Prapanca.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.