Akurat Logo

Portugal vs Kongo: Selecao Gagal Menang, Roberto Martinez Soroti Hilangnya Intensitas Permainan Ronaldo dan Tim

Zainal Hasan | 18 Juni 2026, 11:28 WIB
Portugal vs Kongo: Selecao Gagal Menang, Roberto Martinez Soroti Hilangnya Intensitas Permainan Ronaldo dan Tim
Ekspresi dua pemain Tim Nasional Portugal, Cristiano Ronaldo (7) dan Bruno Fernandes (8), saat gawang mereka dijebol Republik Demokratik Kongo pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di Houston, Amerika Serikat, Rabu (17/8/2026). X/BRFootball

MAKURAT.CO, Timnas Portugal harus puas mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang.

Selecao das Quinas ditahan 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Houston Stadium, Houston, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) WIB.

Portugal sebenarnya tampil meyakinkan pada awal pertandingan. Tim asuhan Roberto Martinez langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan enam menit melalui sundulan Joao Neves yang memanfaatkan umpan Pedro Neto.

Gol cepat tersebut sempat membuat Portugal terlihat akan mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, situasi berubah seiring berjalannya waktu ketika RD Kongo mulai mampu keluar dari tekanan.

Jelang turun minum, wakil Afrika itu berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Yoane Wissa pada masa injury time babak pertama.

https://www.akurat.co/bola/866106/portugal-vs-kongo-malam-ini-menanti-respons-cristiano-ronaldo-setelah-messi-cetak-hattrick

Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama RD Kongo dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

Hasil imbang itu membuat Portugal kehilangan kesempatan mengamankan tiga poin penting pada laga pembuka fase grup.

Roberto Martinez pun mengakui timnya gagal mempertahankan kualitas permainan setelah unggul lebih dulu.

Menurut Martinez, Portugal mengawali pertandingan dengan sangat baik dan mampu menciptakan kondisi ideal melalui gol cepat yang dicetak Joao Neves.

Namun, setelah itu timnya kehilangan beberapa aspek penting dalam permainan.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai Portugal mulai kehilangan kedalaman serangan dan kelancaran dalam mengalirkan bola. Situasi itu membuat RD Kongo perlahan menemukan ritme permainan mereka.

"Setelah mencetak gol, kami kehilangan kedalaman serangan dan kelancaran dalam penguasaan bola. Itu memberi mereka kesempatan untuk kembali menemukan bentuk permainan mereka," ujar Martinez dalam situs resmi FIFA.

Martinez juga menyoroti meningkatnya kepercayaan diri para pemain RD Kongo setelah berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Menurutnya, momentum tersebut membuat pertandingan semakin sulit bagi Portugal.

Meski gagal meraih kemenangan, Martinez menolak menyalahkan mentalitas para pemainnya. Ia menegaskan seluruh skuad telah menunjukkan komitmen dan semangat juang yang tinggi sepanjang pertandingan.

Pelatih berusia 52 tahun itu menilai para pemain Portugal terus berusaha mencari gol kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan. Karena itu, hasil imbang ini dianggap bukan disebabkan oleh kurangnya kerja keras tim.

"Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan soal kurangnya komitmen atau semangat juang. Para pemain terus berusaha hingga akhir pertandingan," kata Martinez.

Kini Portugal harus segera melakukan evaluasi sebelum menjalani laga berikutnya di Grup K.

Martinez optimistis timnya dapat mengambil banyak pelajaran dari hasil imbang melawan RD Kongo untuk meningkatkan performa pada pertandingan selanjutnya di Piala Dunia 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.