Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Mandek, Kongo Justru Cetak Sejarah Usai Imbangi Portugal
AKURAT.CO, Portugal gagal mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil maksimal setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga perdana grup K di Houston Stadium, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) WIB.
Sorotan utama dalam pertandingan ini tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu gagal menunjukkan ketajamannya sepanjang laga sehingga Selecao Das Quinas harus puas berbagi angka dengan wakil Afrika tersebut.
Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan sempurna. Baru enam menit laga berjalan, Joao Neves sukses membawa timnya unggul setelah memaksimalkan umpan matang Pedro Neto.
Gol cepat tersebut membuat Portugal tampil percaya diri. Tim asuhan Roberto Martinez bahkan sempat mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Kongo.
Namun, wakil Afrika itu tidak tinggal diam. Perlahan mereka mampu keluar dari tekanan dan mulai memberikan ancaman melalui serangan balik cepat yang dipimpin Yoane Wissa.
Penyerang yang bermain di Liga Inggris itu menjadi momok bagi lini belakang Portugal. Beberapa kali ia berhasil menciptakan peluang berbahaya yang membuat pertahanan lawan kesulitan.
Kerja keras RD Kongo akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time babak pertama. Wissa sukses menyambut umpan silang Arthur Masuaku dengan sundulan keras yang tak mampu dihentikan kiper Diogo Costa.
Gol tersebut menjadi momen bersejarah bagi RD Kongo. Selain menyamakan skor menjadi 1-1, gol Wissa tercatat sebagai gol pertama negara tersebut sepanjang sejarah penampilannya di putaran final Piala Dunia.
Catatan itu terasa semakin spesial karena hadir 52 tahun setelah RD Kongo menjalani debut mereka di Piala Dunia 1974. Tak hanya mencetak gol pertama, mereka juga berhasil meraih poin perdana di ajang sepakbola terbesar dunia tersebut.
Memasuki babak kedua, Portugal berusaha mengembalikan keunggulan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, termasuk dari Ronaldo yang terus menjadi tumpuan di lini depan.
Namun, pemain berusia 41 tahun itu gagal memanfaatkan kesempatan yang didapat. Beberapa peluang yang lahir dari kakinya tidak mampu menemui sasaran sehingga Portugal kehilangan kesempatan mengamankan tiga poin.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 tidak berubah. Ronaldo pun harus mengakhiri laga tanpa gol, sementara Portugal gagal memanfaatkan dominasi mereka sepanjang pertandingan.
Di kubu lawan, hasil imbang tersebut disambut penuh kebanggaan. Pelatih RD Kongo, Sebastien Desabre, memuji perjuangan para pemainnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik menghadapi salah satu tim unggulan turnamen.
"Para pemain menunjukkan komitmen dan pengorbanan yang luar biasa. Kami menjalankan rencana permainan persis seperti yang kami inginkan, mencetak gol dari situasi bola mati, dan sejujurnya saya sangat bangga kepada para pemain karena mereka mewakili Kongo dengan cara yang sangat positif dan seluruh negara layak mendapatkannya," kata Desabre.
Satu poin dari laga ini menjadi pencapaian bersejarah bagi RD Kongo. Sebaliknya, Portugal masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki efektivitas serangan mereka, terutama setelah Cristiano Ronaldo gagal menjadi pembeda pada pertandingan pembuka grup K.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








