Akurat Logo

Pratama Arhan Pilih Persija Jakarta, Eks CEO PSIS Semarang Ungkit Perjanjian Lama

Zainal Hasan | 9 Juli 2026, 14:09 WIB
Pratama Arhan Pilih Persija Jakarta, Eks CEO PSIS Semarang Ungkit Perjanjian Lama
Pratama Arhan saat berpose perkenalan sebagai pemain anyar Persija Jakarta di Jakarta, Selasa (7/9/2026). X/Persija_Jkt

AKURAT.CO, Kepindahan Pratama Arhan ke Persija Jakarta mendapat respons dari mantan CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi.

Ia mengaku kecewa karena berharap bek kiri Timnas Indonesia itu kembali memperkuat PSIS setelah menyelesaikan kariernya di luar negeri.

Melalui unggahan video di media sosial, Yoyok Sukawi mengungkapkan bahwa dirinya dan Arhan pernah membuat perjanjian tertulis sebelum sang pemain hijrah ke luar negeri pada awal 2022. Kesepakatan itu ditandatangani pada 21 Januari 2022.

Dalam perjanjian tersebut, PSIS disebut bersedia melepas Arhan tanpa meminta kompensasi transfer.

Sebagai gantinya, Pratama Arhan diharapkan kembali membela klub asal Semarang apabila suatu saat memutuskan kembali bermain di kompetisi Indonesia.

"Memang saya dan Arhan sudah ada perjanjian tertulis yang sudah kami tandatangani bersama," ucap Yoyok melalui keterangan videonya.

Yoyok mengatakan dirinya tetap menghormati keputusan Arhan meski merasa harapannya tidak terwujud. Ia pun tetap mendoakan agar pemain berusia 24 tahun itu sukses bersama klub barunya.

https://www.akurat.co/bola/871523/persija-jakarta-resmi-datangkan-pratama-arhan-reuni-dengan-shin-tae-yong

"Meski sebenarnya saya kecewa dan hati kecil saya ingin tetap Arhan kembali ke PSIS, tapi apa pun itu saya mendoakan Arhan agar sukses di mana pun berada," kata Yoyok.

Dalam video tersebut, Yoyok juga memperlihatkan dokumen yang diklaim sebagai bukti adanya kesepakatan antara dirinya dengan Arhan.

Ia menjelaskan bahwa PSIS rela melepas salah satu pemain terbaiknya demi mendukung impian sang pemain berkarier di luar negeri.

"Bahwa sejatinya antara saya dan Arhan memang ada perjanjian tertulis bahwa Arhan boleh bebas berkarier ke luar negeri. Saya akan melepas dengan ikhlas tanpa kompensasi transfer satu rupiah pun," tegas Yoyok.

Yoyok menambahkan, isi perjanjian itu juga menyebutkan bahwa apabila kontrak Arhan di luar negeri telah berakhir dan ingin kembali bermain di Indonesia, maka PSIS menjadi klub yang diharapkan diperkuatnya.

"Sebenarnya dalam hati kecil saya, saya masih ingin Arhan membela PSIS Semarang kembali," kata Yoyo.

Namun, perjalanan karier Arhan justru membawanya bergabung dengan Persija Jakarta setelah kontraknya bersama Bangkok United berakhir.

Persija kemudian mengikat pemain Timnas Indonesia tersebut dengan kontrak berdurasi tiga musim.

Kepindahan ke Persija juga menandai berakhirnya empat tahun perjalanan Arhan di luar negeri.

Sejak meninggalkan PSIS pada 2022, ia sempat memperkuat Tokyo Verdy di Jepang, Suwon FC di Korea Selatan, dan Bangkok United di Thailand sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.

Meski mengaku kecewa, Yoyok menegaskan tetap memberikan doa terbaik kepada Arhan. Ia berharap mantan pemain PSIS itu mampu melanjutkan perkembangan kariernya dan meraih prestasi bersama Persija Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.