Piala Dunia 2026: Nasib Mauricio Pochetino Sebagai Pelatih Amerika Serikat di Ujung Tanduk

AKURAT.CO, Federasi Sepakbola Amerika Serikat (US Soccer) belum mengambil keputusan mengenai masa depan Mauricio Pochettino setelah Timnas Amerika Serikat tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Evaluasi menyeluruh akan dilakukan US Soccer sebelum menentukan kelanjutan kerja sama dengan pelatih asal Argentina tersebut.
Mauricio Pochettino yang mulai menangani The Yanks pada September 2024 diketahui memang hanya memiliki kontrak hingga berakhirnya Piala Dunia 2026. Karena itu, nasibnya kini menjadi perhatian setelah gagal membawa tim tuan rumah memenuhi ekspektasi publik.
Perjalanan Amerika Serikat di turnamen harus terhenti usai menelan kekalahan telak 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar. Hasil di Seattle Stadium, Seattle, Amerika Serikat, itu sekaligus mengakhiri ambisi tuan rumah Piala Dunia 2026 untuk melangkah lebih jauh di depan pendukung sendiri.
Dalam pernyataan resminya, US Soccer mengungkapkan bahwa pembicaraan mengenai masa depan Pochettino sebenarnya sudah dilakukan sebelum Piala Dunia dimulai. Kedua belah pihak sepakat melanjutkan diskusi setelah turnamen selesai.
"Kami memiliki rasa hormat dan apresiasi yang sangat besar kepada Mauricio, staf kepelatihannya, serta seluruh orang yang menjadi bagian dari program tim nasional ini," tulis pernyataan resmi US Soccer, dikutip dari Reuters.
Federasi juga menilai hampir dua tahun bekerja bersama Pochettino memberikan banyak pelajaran bagi perkembangan sepakbola Amerika Serikat. Namun, mereka mengakui masih banyak aspek yang perlu dibenahi untuk bersaing dengan negara-negara elite.
https://akurat.co/bola/871671/as-vs-belgia-takluk-1-4-paman-sam-tersungkur-di-16-besar-piala-dunia
"Kami sama-sama merasakan antusiasme terhadap potensi yang dimiliki tim ini. Pada saat yang sama, kami juga memiliki pemahaman yang jelas mengenai besarnya pekerjaan yang masih harus dilakukan di semua lini untuk mewujudkan ambisi kami," lanjut pernyataan tersebut.
Sorotan terhadap Pochettino semakin tajam setelah kekalahan dari Belgia. Kamera televisi sempat menangkap ekspresi frustrasinya saat menendang botol minuman di area teknis di tengah pertandingan.
Meski demikian, pelatih berusia 54 tahun itu belum memberikan kepastian apakah ingin melanjutkan karier bersama Timnas Amerika Serikat. Seusai laga, ia hanya mengevaluasi perjalanan yang telah dijalani sejak dipercaya menangani tim nasional.
"Ada banyak hal yang berjalan dengan baik, tetapi juga ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai harapan selama hampir dua tahun kami bersama tim ini," ujar Pochettino.
Ia tetap menilai pengalaman melatih Amerika Serikat sebagai sesuatu yang berharga. "Perjalanan (bersama Timnas AS) ini sungguh luar biasa," ucap mantan pelatih Tottenham Hotspur, Paris Saint-Germain, dan Chelsea tersebut.
US Soccer diperkirakan akan segera menggelar pembicaraan lanjutan dengan Pochettino dalam beberapa pekan ke depan. Hasil evaluasi itu akan menentukan arah pembangunan Timnas Amerika Serikat setelah gagal memenuhi target di Piala Dunia 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








