Prancis vs Maroko: Les Bleus Melawan Bekas Anak Sendiri yang Memilih Tanah Leluhur

AKURAT.CO, Pertandingan Prancis vs Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2026 menyajikan nuansa yang “aneh” mengingat dua negara ini, seperti Tim Nasional Indonesia dan Belanda, memiliki hubungan “darah”.
Tak lain karena mayoritas pemain Tim Nasional Maroko di Piala Dunia 2026 justru lahir di Prancis. Pun begitu, setelah dewasa para pemain ini justru memilih tim nasional negara leluhurnya.
Contoh yang paling segar adalah gelandang Maroko yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat pemain muda terbaik Piala Dunia 2026: Ayyoub Bouaddi.
Ayyoub Bouaddi lahir di Senlis, Prancis, 2 Oktober 2007, dan menghabiskan dunia sepakbola seumur hidupnya di negara tersebut. Bouaddi bahkan masih berseragam Les Bleus sampai akhir Maret lalu.
Ketika itu Ayyoub Bouaddi bermain sebagai Kapten Timnas Prancis melawan Islandia untuk Kualifikasi Piala Eropa U-21. Saat ditanya soal pilihan kewarganegaraan sebelum laga tersebut, Bouaddi tak menjawab pasti.
“Saya tidak ingin terburu-buru,” katanya sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Hanya enam pekan setelah itu, Bouaddi akhirnya menetapkan pilihan untuk Dima Maghrib–slogan Timnas Maroko. Pilihan itu mendapat ganjaran ketika Bouaddi dipanggil untuk Piala Dunia 2026 dan bermain sebagai starter.
“Sebuah kehilangan besar. Hilang harta karun,” kata Direktur Teknik Timnas Prancis, Hubert Fournier, soal keputusan Bouaddi memilih Maroko ketimbang Les Bleus.
Namun demikian, Prancis tampaknya sudah terbiasa dengan situasi tersebut. Lagi pula, tim nasional mereka tak kekurangan pemain hebat jika melihat skuad dan capaian di Piala Dunia tahun ini.
Multikultural–demikian istilah yang digunakan untuk menggambarkan Timnas Prancis–sudah menjadi DNA bagi Prancis. Termasuk ketika Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, merespons ejekan senator Paraguay terhadap Kylian Mbappe.
Senator Paraguay, Celeste Amarilla, menyebut Kylian Mbappe adalah “orang Kamerun terjajah yang menyerahkan diri untuk menjadi orang Prancis” setelah Prancis menyingkirkan negaranya di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
“Tim Nasional Prancis adalah perwakilan populasi Prancis. Pemain Tim Nasional Prancis mewakili Prancis,” kata Didier Deschamps merespons Amarilla.
Duel Prancis vs Maroko sendiri akan digelar di Stadion Boston, Foxborough, Amerika Serikat, Kamis (9/7/2026) atau Jumat dini hari WIB. Laga ini bisa disaksikan di TVRI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






