Akurat Logo

Prediksi Skor Argentina vs Swiss Perempat Final Piala Dunia 2026, Lengkap dengan Head to Head, Susunan Pemain, dan Statistik

Idham Nur Indrajaya | 10 Juli 2026, 17:25 WIB
Prediksi Skor Argentina vs Swiss Perempat Final Piala Dunia 2026, Lengkap dengan Head to Head, Susunan Pemain, dan Statistik
Prediksi Argentina vs Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 lengkap dengan H2H, line up, statistik, jadwal, dan prediksi skor terbaru. Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Argentina akan menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026 dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat. Meski berstatus juara bertahan sekaligus favorit lolos ke semifinal, performa Lionel Messi dan kolega sepanjang fase gugur belum sepenuhnya meyakinkan. Sebaliknya, Swiss datang dengan modal organisasi permainan yang disiplin dan pertahanan solid, membuat pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu duel paling menarik di babak delapan besar.

Jadwal Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026

Pertandingan Argentina melawan Swiss akan berlangsung di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.00 WIB.

Laga ini menjadi ujian besar bagi kedua negara. Argentina berusaha mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan sekaligus melanjutkan perjalanan menuju gelar Piala Dunia kedua secara beruntun. Sementara itu, Swiss berpeluang mencetak sejarah baru setelah berhasil mencapai babak perempat final untuk pertama kalinya sejak edisi 1954.

Perbedaan tekanan yang dihadapi kedua tim juga cukup menarik. Argentina dituntut menang karena menyandang status favorit, sedangkan Swiss justru memiliki keuntungan psikologis karena datang tanpa beban besar.

Mengapa Argentina Masih Difavoritkan?

Secara kualitas individu, Argentina masih berada satu tingkat di atas Swiss. Kehadiran Lionel Messi, Julian Alvarez, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister hingga Emiliano Martinez membuat Albiceleste memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi.

Namun jika melihat perjalanan menuju delapan besar, performa Argentina sebenarnya menyimpan sejumlah catatan penting.

Tim asuhan Lionel Scaloni dua kali dipaksa bekerja keras saat menghadapi lawan yang di atas kertas berada di bawah mereka.

Pada babak 16 besar melawan Mesir, Argentina bahkan sempat tertinggal dua gol hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan. Situasi berubah setelah Messi memberikan assist kepada Cristian Romero, kemudian mencetak gol penyama kedudukan sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan dramatis 3-2.

Sebelumnya, saat menghadapi Cape Verde, Argentina juga gagal mengakhiri pertandingan dalam waktu normal. Gol bunuh diri Diney pada babak tambahan menjadi penentu kemenangan Albiceleste.

Fakta tersebut memperlihatkan dua sisi berbeda dari Argentina.

Di satu sisi, mereka memiliki mental juara yang mampu bangkit dalam kondisi sulit. Namun di sisi lain, mereka juga menunjukkan kerentanan yang bisa dimanfaatkan lawan dengan organisasi permainan rapi seperti Swiss.

Argentina Mulai Terlalu Bergantung pada Messi?

Salah satu fenomena menarik sepanjang fase gugur adalah besarnya pengaruh Lionel Messi terhadap permainan Argentina.

Saat ritme permainan mulai menurun, hampir seluruh alur serangan kembali mengarah kepada kapten Albiceleste tersebut.

Kondisi ini memang masih efektif karena kualitas Messi belum banyak berkurang. Namun dari sisi taktik, ketergantungan yang terlalu besar dapat menjadi celah yang coba dimanfaatkan Murat Yakin.

Swiss diperkirakan akan mempersempit ruang gerak Messi dengan menumpuk pemain di area half-space dan memaksa Argentina membangun serangan melalui sisi lapangan.

Jika strategi tersebut berjalan efektif, pemain seperti Julian Alvarez, Alexis Mac Allister, atau Enzo Fernandez harus mampu mengambil peran lebih besar agar kreativitas Argentina tidak mudah dipatahkan.

Swiss Datang Bukan Sekadar Pelengkap

Meski tidak banyak dijagokan sebelum turnamen dimulai, Swiss kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu tim paling disiplin di sepak bola Eropa.

Di bawah asuhan Murat Yakin, Swiss mungkin tidak selalu menguasai bola. Namun mereka sangat jarang kehilangan bentuk pertahanan.

Buktinya terlihat saat menghadapi Kolombia pada babak 16 besar.

Selama 120 menit pertandingan, Swiss mampu meredam agresivitas lawan hingga laga berakhir tanpa gol. Meski Manuel Akanji sempat gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti, Ruben Vargas akhirnya memastikan kemenangan Swiss melalui adu penalti.

Keberhasilan tersebut membawa Swiss mencatat sejarah baru dengan lolos ke babak perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam lebih dari tujuh dekade.

Organisasi Permainan Menjadi Senjata Utama Swiss

Jika Argentina mengandalkan kreativitas individu, Swiss justru mengandalkan kolektivitas.

Granit Xhaka menjadi pusat distribusi bola di lini tengah, sementara Remo Freuler bertugas menjaga keseimbangan permainan.

Di lini depan, Breel Embolo, Ruben Vargas, dan Dan Ndoye memiliki kecepatan yang cukup berbahaya ketika melakukan transisi menyerang.

Hal inilah yang membuat pertandingan diperkirakan tidak akan berjalan terbuka sejak menit awal.

Swiss kemungkinan memilih bertahan dalam blok menengah sebelum mencari peluang melalui serangan balik cepat ketika Argentina kehilangan bola.

Pendekatan tersebut cukup realistis mengingat Argentina beberapa kali terlihat meninggalkan ruang kosong di belakang garis pertahanan saat terlalu agresif menyerang.

Apabila Swiss mampu memanfaatkan momen tersebut dengan penyelesaian akhir yang lebih baik dibanding laga kontra Kolombia, peluang mencetak gol tetap terbuka.

Sebaliknya, Argentina harus meningkatkan konsentrasi di lini belakang agar tidak kembali mengalami situasi tertinggal lebih dulu seperti saat menghadapi Mesir.

Baca Juga: Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: Adu Supersub Penentu Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Brasil Tersingkir, Romario Minta Carlo Ancelotti Dipecat!

Prediksi Line Up Argentina vs Swiss: Siapa yang Berpotensi Menjadi Pembeda?

Lionel Scaloni diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain. Meski lini belakang sempat mendapat sorotan usai kebobolan dua gol saat menghadapi Mesir, Argentina masih memiliki kedalaman skuad yang mampu menjaga kualitas permainan.

Di lini tengah, formasi berlian yang dihuni Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister kemungkinan kembali menjadi pilihan utama. Kombinasi tersebut memberikan keseimbangan antara distribusi bola, agresivitas saat merebut penguasaan, hingga kreativitas membangun serangan.

Sementara itu, Lionel Messi dan Julian Alvarez diperkirakan tetap menjadi duet utama di lini depan. Keduanya menjadi kombinasi yang saling melengkapi, dengan Messi berperan sebagai kreator sekaligus penyelesai peluang, sedangkan Alvarez menawarkan mobilitas tinggi untuk membuka ruang di pertahanan lawan.

Meski demikian, Scaloni masih memiliki sejumlah opsi apabila pertandingan berjalan tidak sesuai rencana. Nico Paz maupun Thiago Almada bisa menjadi solusi untuk meningkatkan intensitas serangan apabila Argentina kesulitan menembus pertahanan Swiss.

Di lini belakang, perubahan justru berpotensi terjadi. Lisandro Martinez tampil kurang meyakinkan saat menghadapi Mesir sehingga Nicolas Otamendi memiliki peluang kembali mengisi jantung pertahanan. Facundo Medina juga berpotensi menggantikan Nicolas Tagliafico di posisi bek kiri demi meningkatkan soliditas pertahanan.

Di kubu Swiss, Murat Yakin kemungkinan mempertahankan mayoritas pemain yang sukses menyingkirkan Kolombia.

Kabar baik datang dari Ruben Vargas yang telah pulih dan siap kembali tampil sebagai starter setelah sebelumnya masuk dari bangku cadangan sebelum menjadi penentu kemenangan melalui adu penalti.

Namun Swiss kehilangan Johan Manzambi yang selama turnamen menjadi salah satu motor serangan mereka. Absennya pemain tersebut membuat kreativitas serangan Swiss sedikit berkurang sehingga peran Granit Xhaka sebagai pengatur tempo pertandingan akan semakin vital.

Prediksi Starting XI Argentina

Formasi 4-1-2-1-2

  • Emiliano Martinez

  • Nahuel Molina

  • Cristian Romero

  • Lisandro Martinez

  • Facundo Medina

  • Leandro Paredes

  • Rodrigo De Paul

  • Alexis Mac Allister

  • Enzo Fernandez

  • Lionel Messi

  • Julian Alvarez

Pelatih: Lionel Scaloni

Prediksi Starting XI Swiss

Formasi 4-2-3-1

  • Gregor Kobel

  • Denis Zakaria

  • Nico Elvedi

  • Manuel Akanji

  • Ricardo Rodriguez

  • Remo Freuler

  • Granit Xhaka

  • Ruben Vargas

  • Ardon Jashari

  • Dan Ndoye

  • Breel Embolo

Pelatih: Murat Yakin


Head to Head Argentina vs Swiss

Jika melihat sejarah pertemuan, Argentina memang memiliki catatan yang jauh lebih baik dibanding Swiss.

Lima Pertemuan Terakhir

  • 1 Juli 2014: Argentina 1-0 Swiss (perpanjangan waktu)

  • 1 Maret 2012: Swiss 1-3 Argentina

  • 2 Juni 2007: Swiss 1-1 Argentina

  • 8 Mei 1990: Swiss 1-1 Argentina

  • 1 September 1984: Swiss 0-2 Argentina

Dalam lima pertemuan terakhir, Argentina meraih tiga kemenangan dan dua laga lainnya berakhir imbang.

Namun terdapat satu pola menarik yang layak diperhatikan.

Empat dari lima pertemuan tersebut menghasilkan selisih gol yang sangat tipis. Bahkan pada Piala Dunia 2014, Argentina baru mampu memastikan kemenangan melalui gol Angel Di Maria pada babak tambahan waktu.

Artinya, meski Argentina unggul secara kualitas individu, Swiss terbukti cukup sering mampu membuat pertandingan berjalan ketat.


Statistik Lima Pertandingan Terakhir

Argentina

  • Argentina 3-2 Mesir

  • Argentina 3-2 Cape Verde (extra time)

  • Yordania 1-3 Argentina

  • Argentina 2-0 Austria

  • Argentina 3-0 Aljazair

Argentina tampil produktif dengan mencetak 14 gol dalam lima pertandingan terakhir.

Namun, terdapat catatan yang tidak bisa diabaikan. Dalam tiga pertandingan terakhir, Albiceleste sudah kebobolan lima gol.

Statistik tersebut menunjukkan lini serang Argentina memang tajam, tetapi pertahanan mereka belum sekuat ketika menjuarai Piala Dunia sebelumnya.

Swiss

  • Swiss 0-0 Kolombia (menang adu penalti)

  • Swiss 2-0 Aljazair

  • Swiss 2-1 Kanada

  • Swiss 4-1 Bosnia dan Herzegovina

  • Qatar 1-1 Swiss

Swiss memang tidak seproduktif Argentina.

Namun mereka memperlihatkan keseimbangan yang lebih baik antara bertahan dan menyerang.

Dalam lima pertandingan terakhir, Swiss hanya kebobolan tiga gol.

Data ini memperlihatkan bahwa pertandingan kemungkinan besar akan mempertemukan lini serang produktif Argentina melawan organisasi pertahanan disiplin milik Swiss.


Faktor Penentu Pertandingan Argentina vs Swiss

Laga ini diperkirakan tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu para pemain bintang.

Ada sejumlah aspek yang berpotensi menjadi pembeda sepanjang 90 menit pertandingan.

1. Pengaruh Lionel Messi

Meski usianya tidak lagi muda, Messi kembali membuktikan bahwa dirinya masih mampu mengubah jalannya pertandingan.

Saat Argentina tertinggal dari Mesir, ia berhasil menciptakan assist, mencetak gol penyama kedudukan, hingga menjadi inspirasi kebangkitan tim.

Swiss tentu akan berusaha meminimalkan ruang geraknya. Namun pengalaman menunjukkan bahwa membatasi Messi selama 90 menit bukan perkara mudah.

2. Duel Xhaka vs Enzo Fernandez

Pertarungan lini tengah diperkirakan menjadi salah satu kunci pertandingan.

Granit Xhaka bertugas mengatur tempo permainan Swiss.

Sebaliknya, Enzo Fernandez akan menjadi motor kreativitas Argentina.

Siapa yang mampu mengendalikan ritme pertandingan kemungkinan besar akan membawa timnya mendominasi penguasaan bola.

3. Efektivitas Serangan Balik Swiss

Argentina cenderung memainkan garis pertahanan cukup tinggi ketika menguasai bola.

Situasi ini membuka ruang bagi Swiss untuk melancarkan serangan balik cepat melalui Dan Ndoye maupun Breel Embolo.

Jika transisi tersebut berjalan efektif, Argentina berpotensi kembali mengalami kesulitan seperti ketika menghadapi Mesir.

4. Kualitas Bangku Cadangan

Salah satu keunggulan Argentina dibanding Swiss adalah kedalaman skuad.

Scaloni memiliki banyak opsi pemain yang mampu mengubah ritme pertandingan apabila laga memasuki babak kedua.

Sebaliknya, absennya Johan Manzambi membuat pilihan Murat Yakin sedikit lebih terbatas di sektor ofensif.


Analisis Prediksi Skor Argentina vs Swiss

Di atas kertas, Argentina memang masih lebih difavoritkan.

Namun pertandingan ini kemungkinan tidak akan berlangsung mudah.

Swiss hampir dipastikan memilih pendekatan pragmatis dengan memperkuat organisasi pertahanan dan menunggu peluang melalui serangan balik.

Strategi tersebut berpotensi membuat Argentina kesulitan menemukan ruang di area sepertiga akhir lapangan.

Sebaliknya, Argentina diprediksi akan mendominasi penguasaan bola sejak awal laga.

Akan tetapi, dominasi tersebut belum tentu langsung menghasilkan banyak peluang bersih karena Swiss dikenal memiliki koordinasi antarlini yang sangat rapi.

Apabila Argentina mampu mencetak gol lebih dulu, pertandingan kemungkinan akan lebih terbuka karena Swiss dipaksa keluar dari zona bertahannya.

Sebaliknya, jika Swiss berhasil unggul lebih dahulu, tekanan justru akan berada di pihak Argentina. Situasi seperti ini pernah mereka alami saat menghadapi Mesir, sehingga kemampuan menjaga ketenangan akan menjadi faktor yang sangat penting.

Hal lain yang patut diperhatikan adalah stamina kedua tim.

Argentina menjalani dua laga fase gugur dengan intensitas tinggi, termasuk pertandingan yang harus berakhir lewat babak tambahan. Swiss juga menghabiskan 120 menit saat menghadapi Kolombia. Artinya, kebugaran pemain dan efektivitas pergantian pemain berpotensi menjadi penentu apabila pertandingan kembali berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.

Meski Swiss memiliki peluang menciptakan kejutan, pengalaman Argentina dalam menghadapi laga-laga besar menjadi pembeda yang sulit diabaikan.

Kehadiran Lionel Messi sebagai pemimpin di lapangan juga masih menjadi faktor yang dapat mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen.

Prediksi Skor Argentina vs Swiss

Berdasarkan performa kedua tim, rekor pertemuan, kualitas skuad, kedalaman pemain, serta pengalaman di pertandingan knockout, Argentina masih memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke semifinal.

Namun, Swiss diprediksi mampu memberikan perlawanan sengit dan memaksa Argentina bekerja keras hingga akhir pertandingan.

Prediksi dari berbagai sumber

  • Argentina 2-1 Swiss.

  • Opta Analyst: Argentina memiliki peluang lolos ke semifinal sebesar 62,84 persen, meski tidak merilis prediksi skor spesifik.

Prediksi tersebut mencerminkan keseimbangan antara kualitas individu Argentina dan kedisiplinan taktik Swiss. Jika Messi kembali tampil menentukan, Albiceleste berpeluang mengunci kemenangan tipis dan melanjutkan langkah mereka di Piala Dunia 2026.

Kesimpulan

Duel Argentina vs Swiss menghadirkan kontras menarik antara tim bertabur bintang dengan tim yang mengandalkan organisasi permainan kolektif. Argentina membawa modal pengalaman dan kualitas individu, sementara Swiss memiliki disiplin bertahan yang berpotensi meredam agresivitas lawan.

Meski secara statistik dan probabilitas Argentina lebih difavoritkan, performa mereka sepanjang fase gugur menunjukkan masih ada celah yang bisa dimanfaatkan Swiss. Karena itu, pertandingan ini berpotensi berlangsung lebih ketat daripada yang diperkirakan banyak orang.

Bagi Argentina, kemenangan akan menjaga mimpi mempertahankan gelar juara dunia. Sementara bagi Swiss, laga ini menjadi kesempatan untuk menciptakan sejarah baru dan membuktikan bahwa kolektivitas mampu menandingi kekuatan para pemain bintang.

Pantau terus perkembangan Piala Dunia 2026 untuk mengetahui hasil pertandingan Argentina vs Swiss, ulasan pascalaga, serta perjalanan tim yang berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Pierluigi Collina Bela Wasit Laga Argentina vs Mesir, Ini Penjelasannya

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Nasib Mauricio Pochetino Sebagai Pelatih Amerika Serikat di Ujung Tanduk

FAQ

Kapan pertandingan Argentina vs Swiss digelar?

Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.00 WIB. Duel ini akan dimainkan di Arrowhead Stadium, Kansas City, dan disiarkan langsung melalui TVRI serta TVRI Sport.

Berapa prediksi skor Argentina vs Swiss?

Sejumlah prediksi mengunggulkan Argentina untuk meraih kemenangan tipis atas Swiss. Prediksi yang banyak muncul adalah Argentina menang 2-1, mengingat kualitas individu Lionel Messi dan kolega masih berada di atas Swiss. Meski demikian, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat karena Swiss memiliki pertahanan yang disiplin dan mampu memanfaatkan serangan balik.

Siapa yang lebih diunggulkan lolos ke semifinal Piala Dunia 2026?

Argentina menjadi tim yang lebih diunggulkan untuk melaju ke semifinal. Berdasarkan data Opta Analyst, Albiceleste memiliki peluang sekitar 62,84 persen untuk mengalahkan Swiss. Status sebagai juara bertahan, pengalaman di laga besar, serta kualitas pemain menjadi faktor utama yang membuat Argentina lebih difavoritkan.

Bagaimana rekor head to head Argentina vs Swiss?

Argentina memiliki catatan yang lebih baik dalam lima pertemuan terakhir melawan Swiss. Albiceleste mencatatkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang, sementara Swiss belum pernah menang atas Argentina dalam periode tersebut. Namun, sebagian besar pertandingan berlangsung dengan skor tipis sehingga duel kali ini diperkirakan kembali berjalan sengit.

Siapa pemain kunci dalam laga Argentina vs Swiss?

Di kubu Argentina, perhatian tertuju kepada Lionel Messi, yang beberapa kali menjadi penentu kemenangan timnya di fase gugur Piala Dunia 2026. Selain Messi, Enzo Fernandez dan Julian Alvarez juga berpotensi memberikan pengaruh besar. Sementara dari Swiss, Granit Xhaka, Breel Embolo, dan Ruben Vargas diperkirakan menjadi pemain yang dapat merepotkan pertahanan Argentina.

Apa faktor yang bisa menentukan hasil pertandingan Argentina vs Swiss?

Beberapa faktor yang diperkirakan menjadi penentu hasil pertandingan adalah efektivitas penyelesaian akhir, duel lini tengah antara Enzo Fernandez dan Granit Xhaka, disiplin pertahanan Swiss, serta kemampuan Argentina memanfaatkan pengalaman di pertandingan knockout. Selain itu, keputusan pelatih dalam melakukan pergantian pemain pada babak kedua juga bisa menjadi pembeda.

Di mana bisa menyaksikan siaran langsung Argentina vs Swiss?

Pertandingan Argentina vs Swiss dapat disaksikan secara langsung melalui TVRI dan TVRI Sport sesuai jadwal kick-off pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.00 WIB. Selain siaran televisi, penggemar sepak bola juga dapat mengikuti pembaruan skor dan jalannya pertandingan melalui berbagai platform penyedia live score resmi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.