Akurat Logo

FIFA Pastikan Gol Pertama Jude Bellingham ke Gawang Norwegia Sah, Kontroversi Spidercam Berakhir

Zainal Hasan | 12 Juli 2026, 16:15 WIB
FIFA Pastikan Gol Pertama Jude Bellingham ke Gawang Norwegia Sah, Kontroversi Spidercam Berakhir

AKURAT.CO, FIFA akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kontroversi gol pertama Inggris saat menyingkirkan Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Badan sepakbola dunia itu memastikan gol Jude Bellingham yang memicu perdebatan dinyatakan sah.

Sebelumnya, kubu Norwegia menganggap bola sempat mengenai kabel kamera udara atau Spidercam sebelum jatuh ke arah Bellingham. Insiden tersebut terjadi pada penghujung babak pertama ketika Inggris menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Laga yang berlangsung di Miami Stadium, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026) waktu setempat, berakhir dengan kemenangan Inggris 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Meski The Three Lions memastikan tiket ke semifinal, sorotan terbesar justru mengarah pada proses terciptanya gol penyeimbang.

Norwegia sebenarnya tampil lebih meyakinkan sejak awal pertandingan. Tim besutan Stale Solbakken unggul lebih dulu lewat gol Andreas Schjelderup dan mampu mempertahankan keunggulan hampir sepanjang babak pertama.

Memasuki masa injury time, tepatnya menit ke-45+2, Jude Bellingham berhasil mencetak gol penyeimbang. Selepas gol tersebut, para pemain Norwegia langsung mengajukan protes kepada wasit Clement Turpin karena meyakini bola telah menyentuh kabel Spidercam sebelum diterima gelandang Inggris tersebut.

Erling Haaland menjadi salah satu pemain yang paling keras menyampaikan keberatan. Ia bersama sejumlah rekannya mendatangi wasit dan meminta pertandingan dihentikan karena menilai telah terjadi pelanggaran terhadap aturan permainan.

Dalam Laws of the Game, pertandingan memang harus dihentikan apabila bola menyentuh benda luar seperti kabel kamera dan memengaruhi jalannya permainan. Namun setelah berdiskusi dengan tim VAR dan perangkat pertandingan lainnya, Turpin memutuskan gol tetap disahkan.

Belakangan, FIFA mengakhiri polemik tersebut melalui penjelasan resmi berdasarkan data dari teknologi Connected Ball yang digunakan sepanjang Piala Dunia 2026. Teknologi itu dilengkapi sensor yang mampu mendeteksi setiap sentuhan terhadap bola.

FIFA menyatakan tidak ditemukan bukti adanya kontak antara bola dengan kabel kamera udara. Sensor pada bola juga tidak menunjukkan adanya perubahan data yang menandakan bola sempat menyentuh objek lain sebelum mengarah kepada Bellingham.

"Dalam proses gol Inggris pada menit ke-45+2, sensor pada Connected Ball tidak menunjukkan adanya perubahan data yang mengindikasikan bola menyentuh kabel kamera ataupun mengalami perubahan arah akibat kontak tersebut," tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

Setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai, pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Bellingham kembali menjadi penentu kemenangan Inggris melalui golnya pada menit ke-93 yang membawa The Three Lions menang 2-1 sekaligus melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Bagi Norwegia, hasil tersebut mengakhiri perjalanan impresif mereka di turnamen. Sementara Haaland harus menutup penampilan perdananya di putaran final Piala Dunia dengan torehan tujuh gol, meski gagal membawa negaranya melangkah lebih jauh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.