Pelatihan Fotografi Di Jakarta Utara Sasar Remaja Masjid, Biar Melek Teknologi

AKURAT.CO Santri Dukung Ganjar (SDG) melanjutkan program positif dengan menebar manfaat nyata bagi masyarakat.
Teranyar, mereka menyasar remaja masjid dan memberikan pelatihan positif agar bisa lebih melek terhadap perkembangan teknologi terutama konten-konten media sosial yang sedang ngetren pada era digital.
SDG mengadakan pelatihan fotografi di Aula Masjid Nurul Islam, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Selasa (14/11/2023).
Koordinator Wilayah SDG Jabodebeka, Farhan Ikhsan mengatakan para remaja masjid harus rajin mengasah keterampilan dan kreativitas.
Untuk itu SDG Jabodebeka memberikan pelatihan fotografi untuk mengelola konten-konten media sosial yang menarik dan positif.
"Tujuan Pelatihan ini untuk mendorong generasi muda menjadi generasi yang kreatif," katanya dalam keterangan persnya.
Farhan pun menambahkan pelatihan fotografi itu merupakan bagian menjawab tantangan perkembangan zaman yang sudah makin kompleks.
"Apalagi di era digital ini maka rasa-rasanya perlu generasi muda dalam hal ini remaja masjid itu dibekali dengan seperti menguasai komputer, menguasai fotografi, cinematography, bahkan konten medsos," ucap Farhan.
Dia pun samgat optimistis para remaja masjid mampu berkreasi dan berinovasi membuat konten-konten positif, menarik nan berkualitas dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki.
"Tujuannya sebenarnya ya sebagai bekal karena mereka kan di rumah itu kan banyak dengan aktivitas HP/gadget. Jadi, generasi muda dengan adanya pelatihan ini harapkan mampu menggunakan tekonologi untuk hal yang positif," tuturnya.
Salah satu peserta pelatihan, Panca menjelaskan pelatihan fotografi ini sangat penting untuk dipelajari agar nantinya diaplikasikan dalam bentuk konten kreatif.
"Kalau untuk pelatihan basic teknologi ini kami benar-benar butuh soalnya di era teknologi ini kami juga butuh skill yang mana nanti bisa buat untuk kreativitas kita mungkin bikin video dokumenter, atau foto-foto yang estetik," ujar dia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







