Pramono Ubah Tanah Merah Jadi Kampung Tanah Harapan, Pastikan Semua Warga Dapat Bantuan Pemerintah

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meresmikan perubahan nama Tanah Merah di Koja, Jakarta Utara, menjadi Kampung Tanah Harapan. Penetapan itu telah dituangkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 973 Tahun 2025.
Dia menjelaskan, pergantian nama ini menjadi jalan masuk bagi pelayanan pemerintah untuk menjangkau lima wilayah Jakarta, termasuk kantong-kantong permukiman padat seperti di Kampung Tanah Harapan.
"Yang paling esensial adalah kehadiran penuh pemerintah. Dengan nama baru ini, seluruh bantuan sosial kini dapat masuk tanpa hambatan," kata Pramono, Selasa (18/11/2025).
Baca Juga: Kejar Target Penyelesaian Perda, Pramono Tetapkan Selasa Sebagai Hari Pembahasan Perda
Program seperti KJP, KJMU, pemutihan ijazah, bantuan hukum, hingga pendirian Koperasi Merah Putih, dipastikan akan berjalan menyeluruh di kawasan itu. Kampung Tanah Harapan sendiri menaungi enam RW di tiga kelurahan dan dua kecamatan.
Dia mengungkapkan, masih ada tiga RW yang selama bertahun-tahun tidak tersentuh pembangunan. Karena itu, mulai 2026 pemerintah memprioritaskan penataan saluran air, perbaikan jalan, dan pembangunan gapura sebagai pintu awal pembenahan infrastruktur lingkungan. "Daerah ini kerap banjir. Itu yang kami benahi paling dahulu," katanya.
Baca Juga: Banyak Siswa SMAN 72 Jakarta Minta Pindah Sekolah, Pramono Minta Penanganan Cepat dan Matang
Selain itu, pihaknya juga memerintahkan PAM JAYA selaku BUMD penyedia air bersih, untuk membuka layanan di wilayah tersebut. "Air bersih adalah kebutuhan utama warga. Ini tidak boleh lagi tertunda," tegasnya.
Pemprov Jakarta juga menyalurkan bantuan APAR, CCTV, dan perlengkapan pendukung lain demi memperbaiki keamanan lingkungan. Dia berharap, kehidupan warga di Kampung Tanah Harapan benar-benar memasuki babak baru seiring dengan nama baru ini.
"Semoga keputusan ini membawa perubahan yang nyata. Kita ingin harapan itu bukan hanya nama, tetapi keadaan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








