7 Fakta Penemuan Mayat Membusuk di Kimia Farma Samarinda, Ditemukan oleh Cleaning Service Hingga CCTV Terhapus

AKURAT.CO Ramai di media sosial kasus penemuan mayat di sebuah apotek Kimia Farma Samarinda.
Diketahui mayat yang ditemukan di sebuah gudang Kimia Farma Samarinda bernama Bertha Mini Jama (56), yang juga sudah menghilang sejak 31 Januari.
Lebih lanjut, Kimia Farma Samarinda menyatakan bahwa CCTV telah diserahkan kepada pihak Kepolisian, namun juga terungkap bahwa beberapa rekaman telah terhapus.
Sebagai respons, keluarga melakukan demonstrasi di depan Apotek Kimia Farma dan bahkan toko tersebut disegel.
Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (19/3/2024), simak berikut sederet fakta penemuan mayat di Kimia Farma Samarinda.
7 Fakta penemuan mayat di Kimia Farma Samarinda
1. Bertha sempat menghilang sejak 31 Januari 2024
Bertha yang telah meninggal tersebut diketahui telah menghilang selama lebih dari sebulan.
Keluarganya telah melakukan pencarian di berbagai tempat untuk mencari keberadaan Bertha yang tiba-tiba menghilang.
Sebelumnya, korban telah meminta izin untuk berobat ke RSJD Atma Husada kepada keluarganya, namun setelah itu menghilang tanpa jejak.
Baca Juga: Viral Ibu-ibu Labrak Karyawan Indomaret hingga Memukul, Korban Diduga Selingkuh dengan Suaminya
2. Sempat izin numpang di toilet Kimia Farma
Seorang karyawan melaporkan bahwa dia melihat seorang wanita masuk ke toilet dan diduga sebagai korban.
Namun, karena saat itu apotek Kimia Farma Samarinda sedang ramai, karyawan tidak lagi memperhatikan korban.
3. Mayat ditemukan oleh cleaning service
Seorang wanita ditemukan tewas di bagian gudang belakang setelah seorang cleaning service kebersihan mencium bau yang tidak sedap.
Terungkap bahwa korban tersebut tidak dikenal di sekitar Apotek Kimia Farma, dan tidak ada identitas yang terpasang pada tubuhnya.
4. Berprofesi guru
Akhirnya, terungkap bahwa mayat wanita yang telah membusuk tersebut adalah seorang guru.
Mayat tersebut diidentifikasi sebagai Bertha, seorang penduduk dari Kelurahan Handi Bakti, Samarinda, Kalimantan Timur.
5. CCTV terhapus
Kimia Farma menyatakan bahwa rekaman CCTV telah diserahkan kepada pihak Kepolisian, namun terungkap bahwa beberapa bagian rekaman telah terhapus.
Sebagai hasilnya, keluarga melakukan demonstrasi di depan Apotek Kimia Farma, yang mengakibatkan penutupan sementara toko tersebut oleh pihak berwenang.
6. Punya rating yang kurang bagus
Di salam review google, banyak yang mengeluhkan tentang lambannya pelayanan di apotek tersebut.
7. Pimpinan Kimia Farma Samarinda tiba-tiba dimutasi
Diketahui pimpinan Kimia Farma yang bernama Budi dimutasi dan pindah ke Jawa.
Pasca insiden penemuan jasad wanita di gudang tersebut, pimpinan Kimia Farma Samarinda digantikan oleh Ilham.
Itulah beberapa fakta mengenai kasus penemuan mayat di Kimia Farma Samarinda, dan diketahui hingga saat ini keluarga Bertha masih menuntut keadilan atas kejadian dan kejanggalan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










