Permasalahan Tambang Ilegal di Madina Tak Kunjung Usai, Praktisi Hukum Desak Pemerintah dan Kapolsek Selesaikan Sesegera Mungkin

AKURAT.CO Permasalahan tambang ilegal di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut tidak kunjung selesai.
Baru beberapa Minggu pertambangan emas tanpa izin ( PETI) Kotanopan ditutup oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Madina beserta Polres Madina, kini beroperasi lagi.
Demikian disampaikan Praktisi Hukum, Rahmad Lubis melalui keterangan tertulis, Senin (26/5/2024).
“Sebut saja tambang ilegal di wilayah Saba Dolok Kecamatan Kotanopan seakan-akan tidak pernah usai permasalahan tersebut dikarenakan maraknya masyarakat dan oknum pengusaha melakukan kegiatan pertambangan illegal dengan masifnya kegiatan tersebut,” katanya lagi.
“Selaku Praktisi Hukum asal Madina saya meminta keseriusan Pemerintah Kabupaten Madina dan Kapolres Madina untuk menuntaskan permasalahan tambang ilegal yang ada wilayah hukum Mandailing Natal tak terkecuali Kotanopan,” ucapnya.
Baca Juga: Israel Tarik Tentaranya dari Rafah Timur
Pria yang juga merupakan Dosen Hukum STAINI Parung-Bogor ini juga mengatakan jika Kapolres Madina tidak mampu menangkap oknum-oknum pelaku tambang ilegal secepat mungkin Kapolres dicopot dari jabatannya.
“Saya selaku anak daerah asli Putra Madina meminta kepada Kapolri untuk mencopot Kapolres Madina. Kegiatan tambang ilegal ini sangat meresahkan dan membahayakan kelangsungan hidup masyarakat yang berada wilayah tambang illegal,” tegasnya.
Praktisi hukum yang aktif jadi pengacara ini akan terus mendesak penutupan PETI di Madina. Sebagai putra Mandailing Julu, Rahamd merasa prihatin kegiatan ilegal itu yang kian hari tak kunjung usai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









