Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Dampingi Presiden Jokowi Tinjau RSUD Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Sumatera Selatan.
Mengawali agenda kunkernya, Presiden Jokowi meninjau langsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Kamis (30/5/204).
Di lokasi ini, Presiden Jokowi mengecek secara langsung sejumlah fasilitas kesehatan. Di antaranya, peralatan medis rumah sakit termasuk ketersediaan dokter spesialis di RSUD Rupit.
Dari hasil tinjauannya kali ini, Presiden Jokowi memuji Sumber Daya Manusia (SDM) hingga ketersediaan dokter spesialis yang sudah memberikan pelayanan maksimal kepada pasien yang berobat di rumah sakit ini.
Baca Juga: Freediver Internasional asal Indonesia ini Terharu Raih Penghargaan di DXI Award 2024
"Saya senang masuk ke RSUD Musi Rawas Utara, karena apa, SDM, dokter spesialis bagus, lengkap," kata Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa peralatan medis seperti peralatan operasi hingga CT scan dari Kementeruan Kesehatan juga sudah didistribusikan ke RSUD Rupit.
Kemudian, Presiden Jokowi juga menyoroti pentingnya pasokan listrik di RSUD Rupit yang menurutnya masih kurang memadai.
"Hanya problemnya di sini urusan listrik yang kurang dari PLN sehingga tadi langsung saya telepon Dirut PLN untuk menyelesaikan secepat-cepatnya," kata Presiden Jokowi.
Sikap Presiden Jokowi yang langsung menghubungi Dirut PLN menunjukkan bahwa pemerintah merespon cepat terhadap kekurangan infrastruktur yang dapat menghambat pelayanan kesehatan.
Baca Juga: Konser di Jakarta, Alan Walker Bakal Bawakan Lagu Baru
Menurut Presiden Jokowi, permasalahan listrik bukan hanya dapat memengaruhi kinerja di rumah sakit melainkan keseluruhan Kabupaten Muratara.
Dia berharap, peningkatan infrastruktur listrik di lokasi ini dapat segera terlaksana mengingat pentingnya energi listrik dalam mendukung operasional fasilitas kesehatan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagaimana diketahui, peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan di Indonesia memiliki dukungan infrastruktur yang memadai, terutama di wilayah yang lebih terpencil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









