Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL Kronologi Bos Rental Mobil Asal Jakarta Tewas Dihajar Massa di Pati, Dikira Maling

Shalli Syartiqa | 7 Juni 2024, 22:59 WIB
VIRAL Kronologi Bos Rental Mobil Asal Jakarta Tewas Dihajar Massa di Pati, Dikira Maling

AKURAT.CO Viral di media sosial rekaman bos rental asal Jakarta tewas tergeletak usai dikeroyok massa karena dianggap pencuri.

Terungkap, seorang pemilik rental mobil dari Jakarta yang berinisal BH (52),  tewas setelah dikeroyok oleh massa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (6/6/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.

Selain dipukuli oleh warga sekitar, mobil milik BH bos rental asal Jakarta tersebut juga dibakar.

BH dan tiga orang lainnya dipukuli oleh massa yang mengira mereka adalah pencuri saat mereka hendak mengambil mobil rental milik BH.

Para korban kemudian dibawa ke RSUD Kayen, Pati. Namun, BH tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, tiga orang lainnya, yaitu SH (28), KB (54), dan AS (37), mengalami luka-luka.

Baca Juga: Band .Feast Rilis Single Politrik, Intip Liriknya yang Sampaikan Kritik Sosial

Humas Polres Pati, Ipda Muji Sutrisna mengungkap kronologi insiden nahas tersebut.

Peristiwa ini bermula ketika BH mengajak SH, KB, dan AS untuk mengambil mobil rental Honda Mobilio.

Keempatnya kemudian pergi ke lokasi mobil tersebut di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Kamis (6/6/2024).

"Sesampainya di lokasi, para korban menemukan mobil Honda Mobilio tersebut terparkir," ungkap Muji Sutrisna.

Setelah itu, BH menggunakan kunci cadangan yang telah ia bawa untuk membuka dan mengambil mobil rental tersebut.

Namun, seorang warga melihat BH membawa mobil tersebut dan berteriak "maling".

Warga yang berada di lokasi segera mengejar mobil yang dibawa oleh BH dan tiga orang lainnya.

Setelah berhasil dihentikan, para korban keluar dari mobil dan dipukuli oleh massa.

Sementara itu, mobil yang digunakan keempat korban tersebut juga dibakar.

Sayangnya, BH tidak dapat diselamatkan. Muji menjelaskan bahwa BH meninggal dunia sekitar pukul 18.30 WIB.

Sementara itu, tiga korban lainnya masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Di sisi lain, Kompol Alfan menyatakan bahwa pihaknya telah menahan dua orang.

Namun, ia belum memberikan rincian mengenai keterlibatan kedua orang tersebut karena keduanya masih dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.