Viral Insiden Pengisian Bensin yang Tidak Sesuai di SPBU Buperta Cibubur, Netizen: Blacklist Aja!

AKURAT.CO Viral di media sosial terkait insiden pengisian bensin yang tidak sesuai di SPBU Buperta Cibubur, Jawa Barat pada Minggu (23/6/2024) malam WIB.
Berdasarkan unggahan Instagram akun @infocibubur._ kejadian terjadi pukul 21.43 WIB ketika seorang pengendara mengisi bensin senilai Rp150 ribu di SPBU Buperta Cibubur.
Setelah meminta struk dan memeriksa, ternyata jumlah pengisian yang tertera hanya senilai Rp100 ribu yang mana membuat pengendara tersebut mengajukan komplain terhadap petugas SPBU Buperta Cibubur.
Baca Juga: Tukang Perabot Tewas Dibunuh Anak Perempuan, Enggak Rela Dikatain Anak Haram
Petugas lalu meminta mereka untuk menunggu selama 15 menit guna melakukan pengecekan setoran.
Usai membuat pengendara menunggu, petugas menyatakan bahwa tidak ada uang lebih dan hanya memiliki uang Rp20 ribu pecahan koin yang disebut sebagai uang tip mereka.
Petugas bersangkutan bernama Deddy lalu dengan ngotot mengatakan uang nominal tersebut hanya 'recehan'.
"Cuma uang Rp50 ribu doang receh mba," ujar Deddy menurut unggahan @infocibubur._, dikutip Senin (24/6/2024).
Pengendara lalu mengeluh bahwa tanpa uang Rp50 ribu mereka tidak akan mendapatkan sejuta.
Diketahui, awalnya petugas bernama Syabda membenarkan bahwa pengedara telah mengisi bensin sebesar Rp150 ribu, namun setelah datang petugas lain yang mengenakan baju hitam ternyata berdasarkan CCTV pengisian bensin hanya mencapai Rp100 ribu.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Panjat Tebing Sumbang Dua Atlet Lagi, Indonesia sudah Punya 25 Wakil
Kejadian tersebut lantas ramai di media sosial dan membuat netizen berkomentar untuk memasukkan SPBU ke dalam daftar hitam (blacklist).
"Blacklist jir, terbaik dan bagusan SPBU samping bakmi golek jujur," tulis @semjhosh
"Selain gausah lagi isi bensin di situ, kasih bintang 1 di Google Review bakal ngefek banget ke mereka," tulis @megafaf
"Upppppp gue juga pernah udah bayar cask 115k karena selalu bayar di awal pas bayar bensin dituduh belum bayar, buka CCTV posisinya kejauhan, buka dashcam posisi mobil mati jadi ga kerekam. Alhasil gue yang ngalah dengan bayar 115k lagi," tulis @ini.jewuk
Baca Juga: DPR Minta Polri Tindak Lanjuti Kasus Dugaan Bocah Dianiaya Polisi hingga Tewas di Padang
"Dulu udah sempat pernah ditutup juga ini SPBU karena diduga lakukan kecurangan, lah ini terjadi lagi.. padahal ring 1," tulis @dnyindividual
Klarifikasi SPBU Buperta Cibubur
Usai kejadian tersebut viral, pihak SPBU Buperta Cibubur lantas mengeluarkan klarifikasi dan bermasuk bertabayun dengan pemilik kendaraan yang melapor ke akun media lokal.
Berdasarkan tulisan yang kembali dibagikan akun @infocibubur._, pihak SPBU berencana untuk mengundang pemilik kendaraan untuk melakukan klarifikasi bersama.
Baca Juga: Innalilahi wa Innailaihi Raji'un, Habib Jafar Shodiq Wafat karena Kecelakaan di Tol Sragen
"Kami dari SPBU 34.16915 Terpadu Cibubur. Kami bermaksud untuk bertabayun dengan pemilik kendaraan yang lapor ke akun Info Cibubur dan Sekitarnya," tulis pihak SPBU.
"Rencana kami akan mengundang pemilik kendaraan tersebut untuk kami lakukan klarifikasi bersama di SPBU 34.16915 Terpadu Cibubur. Kami mohon bantuan admin untuk menjernihkan info yang disampaikan," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





