Identitas Pria Gantung Diri di Flyover Cimindi Bandung Terkuak, Ternyata Guru Honorer!
Dwana Muhfaqdilla | 30 Juni 2024, 16:39 WIB

AKURAT.CO Identitas seorang pria yang ditemukan gantung diri di flyover Cimindi, Kota Bandung, Jawa Barat, akhirnya terkuak.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman mengatakan, pria tersebut berinisial DG dan berprofesi sebagai guru honorer di salah satu sekolah.
“Identitas sudah diketahui, itu inisial DG, usianya 24 tahun, berprofesi sebagai honorer di salah satu sekolah. Dia mengajar Bahasa Indonesia,” katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (30/6/2024).
Meski begitu, Rahman tidak mengungkapkan di mana tepatnya korban bekerja. Hanya saja, korban masih tergolong baru bekerja sebagai guru honorer di sekolahnya.
“Keterangan dari sekolah setempat, dia baru empat bulan statusnya pekerja honorer di sekolah,” ungkapnya.
Sampai saat ini, polisi masih mendalami kasus ini, termasuk motif yang membuat DF memutuskan bunuh diri, serta kondisi korban yang ditemukan dalam kondisi mata dan mulut tertutup lakban.
“Tentu kami masih mendalami perkara ini, motifnya apa yang terjadi. Sebenarnya apa sih faktor dibalik dia sehingga dia bunuh diri,” tukas Rahman.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria tanpa identitas ditemukan gantung diri, meregang nyawa dengan mata dan mulut tertutup lakban di flyover Cimindi, Kota Bandung, Jumat (28/6/2024) dini hari.
Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Andir, Bandung, Iptu Ano Suwarno mengatakan, identitas pria tersebut masih dalam penyelidikan.
“Identitasnya sedang didalami oleh Inafis Polrestabes Bandung," kata Ano di Bandung.
Dia menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan tergantung. Bahkan korban terlihat mengenakan sepatu, sweater, dan celana hitam.
"Tidak ada tanda kekerasan kelihatannya. Masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









